ITE Gelar Pameran Beauty Profesional Indonesia 2015
Kamis, 28 Mei 2015 | 19:32 WIB
Jakarta - PT Indonesia Trade Exposition (ITE) yang merupakan bagian dari Asean Trade Exposition yang berpusat di Malaysia, untuk pertama kalinya menggelar pameran niaga yang bertajuk Beauty Professsional Indonesia (BPI) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 30 Juli hingga 1 Agustus mendatang.
Sebelumnya, pameran yang sama berhasil meraih sukses saat diselenggarakan di Malaysia selama lima tahun berturut-turut. Mengusung nama Beauty Professional Malaysia, pameran ini berhasil menduduki pameran kecantikan kedua terbesar di Malaysia.
"Shanon Wong, co-founder Beauty Professional Malaysia, mengajak bekerjasama dan meyakinkan saya untuk menyelenggarakan acara serupa di Indonesia. Hal itu didasari karena Indonesia merupakan negara penyumbang terbesar kelima, setelah Jepang, Korea, Thailand dan Taiwan, untuk Asia Pasifik dalam hal produk kecantikan dan perawatan tubuh. Yakni senilai US$ 3 miliar," terang Project Director BPI 2015, Patricia M. Priyatna, di Jakarta, Kamis (28/5).
Untuk kawasan Asia Pasifik, lanjut dia, dunia kecantikan dan perawatan tubuh telah memberi kontribusi senilai US$ 125 miliar. Melihat hal tersebut, maka tidak heran, dikatakan Patricia, kalau semakin banyak perusahaan kecantikan asing yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu prioritas dalam pengembangan pasar baru.
"Kondisi demografis dan juga daya beli masyarakat Indonesia yang semakin meningkat tentu juga mendasari diselenggarakannya acara ini. Kita berharap akan banyak konsumen yang hadir yang merupakan para profesional, seperti dokter," imbuh Patricia.
BPI 2015, lanjut dia, direncanakan akan menjadi acara tahunan, tidak hanya akan menghadirkan exhibitor dengan rentang jenis perawatan dan produk yang berinovasi teknologi tinggi, namun juga akan memberikan platform bagi produk-produk dan tata cara perawatan kecantikan tradisional Indonesia atau lebih dikenal, Etno Welness.
"Ditargetkan lebih dari 130 Exhibiting Companies, 250 merek produk kecantikan dari 15 negara akan menjumpai sekitar 5000 pengunjung selama tiga hari pameran," tandas Patricia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




