BMKG: Waspada Hujan Lebat di Laut Arafura

Minggu, 31 Mei 2015 | 14:34 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
BMKG
BMKG (JG Photo/Safir Makki)

Ambon - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon mengingatkan masyarakat pesisir agar mewaspadai hujan lebat disertai petir yang berpeluang terjadi di laut Arafura, Maluku.

"Hujan lebat dan petir itu terjadi karena adanya awan gelap (cumulonimbus) di lokasi tersebut sehingga memungkinkan bertambahnya tinggi gelombang," kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, George Mahubessy, di Ambon, Minggu (31/5).

Tinggi gelombang diprakirakan mencapai tiga meter berpeluang terjadi di laut Arafura, Kabupaten Kepulauan Aru, pulau Leti dan perairan kepulauan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), serta perairan Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

Wilayah Kabupaten Kepulauan Aru secara geografis berdekatan dengan Australia, sedangkan MTB maupun MBD berbatasan negara tetangga Timor Leste.

Dia mengemukakan, gelombang mencapai tiga meter rawan bagi pelayaran armada tradisional maupun kapal motor penyeberangan (KMP).

Para nelayan yang hendak menangkap ikan diminta tidak memaksakan diri melaut hanya dengan mengandalkan armada tradisional.

"Armada tradisional berupa perahu yang biasanya disebut ketinting tersebut tidak kuat menahan gempuran ombak setinggi tiga meter sehingga lebih baik mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah laut," ujarnya.

George mengemukakan, kondisi cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan terjadi di wilayah perbatasan Maluku tersebut.

Sedangkan kecepatan angin di sembilan Kabupaten dan dua Kota di Maluku di bawah 20 km/jam.

Peringatan dini tersebut telah diteruskan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan kabupaten dan dua kota.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon