Bank Mega Terpilih Jadi Entitas Utama Konglomerasi
Senin, 1 Juni 2015 | 07:27 WIBJakarta - PT Bank Mega Tbk (Bank Mega) terpilih sebagai entitas utama konglomerasi lembaga jasa keuangan (LJK) milik CT Corp. Saat ini, belum ada rencana penambahan modal bagi perseroan terkait penetapan tersebut.
Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib mengatakan, saat ini perseroan sudah membentuk Komite Management Risiko Terintegrasi (KMRT) dan Satuan Kerja Management Risiko Terintegrasi (SKMRT) sebagai penindaklanjutan penunjukkan Bank Mega sebagai entitas utama. Adapun, KMRT sudah melakukan pertemuan untuk membahas persiapan dalam rangka penerapan managemen risiko terintegrasi.
Sebagai entitas utama, Bank Mega membawahi dan bertanggung jawab atas manajemen risiko sister company, yang terdiri dari perusahaan aset manajemen, sekuritas, bank syariah, dan ketiga multifinance milik CT Corp. "Pertemuan KMMRT akan kami lakukan secara rutin. Kalau terkait modal sebagai entitas utama, belum ada rencana penambahan. Pasalnya, modal yang dimiliki Bank Mega masih cukup," ujarnya, Jakarta, akhir pekan lalu.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada kuartal I lalu, tercatat modal inti (Tier I) Bank Mega secara bank only maupun konsolidasi masing-masing sebesar Rp 6,70 triliun. Sementara sampai akhir Maret 2015, total aset konsolidasi perseroan mencapai Rp 61,62 triliun dan Rp 61,74 triliun untuk bank only. Saat ini, Bank Mega berada di dalam bank umum kelompok usaha (BUKU) III.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




