"Reshuffle" Disebut Bukan Sesuatu yang Aneh
Kamis, 4 Juni 2015 | 14:19 WIB
Jakarta - Perombakan kabinet (reshuffle) bukan sesuatu yang aneh. Setiap rezim pemerintah pernah melakukan reshuffle.
"Masalah reshuffle suatu kenyataan, itu bukan sesuatu yang aneh. (Reshuffle) itu kewenangan presiden, dulu zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), Gus Dur (Abdurrahman Wahid), Mega (Megawati Soekarnoputri) ada. Presiden Jokowi tentu punya tim sendirilah yang bisa reshuffle," kata Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6).
"Kalau Pak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) saja sudah pernah mengatakan itu (reshuffle) ya mestinya Jokowi satu atap, dwi tunggal. Reshuffle bukan hal yang aneh," ucapnya.
Dia berharap, para menteri Kabinet Kerja dapat meningkatkan kinerja kementerian masing-masing. "Harus bernyali. Kalau menterinya tidak bernyali ya bisa saja kan tidak pas di dalam kabinet ini. Kan sekarang bukan hanya kabinet kerja tetapi kabinet bernyali. Itu urusan pemerintah," tegasnya.
Disinggung menteri mana yang layak diganti, dia enggan menanggapi eksplisit. "Teman-teman jurnalis lebih tahu," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




