Selama Puasa, DKI Cabut Izin Tempat Hiburan Pelanggar Aturan
Kamis, 11 Juni 2015 | 17:31 WIB
Jakarta - Selama pelaksanaan bulan puasa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan bertindak tegas bagi tempat hiburan malam melanggar aturan larangan jam buka tutup operasional selama Ramadan. Sanksi tegas yang diberikan adalah pencabutan izin operasional tempat hiburan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan telah lama Pemprov DKI selalu melakukan pembatasan operasional tempat hiburan malam selama pelaksanaan ibadah puasa. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kesucian Ramadan.
"Dari dulu juga sudah ada pembatasan kok. Jakarta dari dulu mah sudah menerapkan pembatasan. Pelacur juga enggak boleh kok dari dulu," kata Basuki di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (11/6).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI akan melakukan pembatasan operasional tempat hiburan malam. Dia berharap pemilik dan pengelola tempat hiburan malam dapat mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.
Namun, bila kedapatan tempat hiburan malam tetap beroperasi melanggar aturan jam buka tutup operasional, maka Pemprov DKI berani memberikan sanksi tegas, mulai dari Surat Peringatan (SP) 1 hingga pencabutan izin operasional.
"Kita kasih peringatan. Mulai dari SP 1, SP 2. Kalau masih bandel juga, kita cabut. Enak saja kan, gampang, gitu saja. Izinnya kan dari kita, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI," kata Djarot.
Kendati demikian, mantan Wali Kota Blitar ini mengharapkan organisasi masyarakat (ormas) tidak melakukan razia tersendiri, apalagi dengan menggunakan kekerasan.
Ormas harus menyerahkan penertiban atau razia tempat hiburan ke tangan Pemprov DKI melalui instansi yang bertanggung jawab melakukan penertiban.
"Saya ingetin, jangan sampai ada razia yang pakai kekerasan. Ini Ibu Kota negara. Kita tidak akan dengan kekerasan. Biasanya ormas-ormas banyak yang begitu. Jakarta kan heterogen, banyak warga asing. Serahkan kepada aparat penegak hukum. Makanya kita akan berkoordinasi dengan polisi juga," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




