Gelar Turnamen Sepakbola, Operator Harus Sediakan Rp 15 Miliar

Sabtu, 13 Juni 2015 | 08:14 WIB
HS
B
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: B1
Sekjen PSSI Joko Driyono (kedua kanan) berjabat tangan dengan Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Noor Aman (kedua kiri) sebelum dimulainya konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (23/2).
Sekjen PSSI Joko Driyono (kedua kanan) berjabat tangan dengan Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Noor Aman (kedua kiri) sebelum dimulainya konferensi pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (23/2). (Antara/Hafidz Mubarak)

Jakarta - Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Noor Aman, mengatakan syarat bagi promotor yang ingin menggelar turnamen rancangan tim transisi yakni Piala Kemerdekaan, Piala Presiden dan Piala Panglima TNI harus menyediakan modal Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar.

"Saat ini kami belum memutuskan promotor yang bakal diberi mandat. Kami membuka diri jika ada promotor yang ingin mengadakan turnamen. Sampai saat ini berkas-berkas promotor belum ada yang masuk ke BOPI. Mahaka sendiri belum masuk berkasnya," kata dia usai rapat dengan tim transisi di kantor Kempora, Jumat (12/6).

Menurut Noor, kisaran modal tersebut menjadi syarat menggelar turnamen dengan peserta 10 klub.

Kebutuhan finansial itu tidak terlepas dari komposisi hadiah yang dituturkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi seperti hadiah yang mencapai total Rp 10 miliar dan setiap klub yang mendaftar juga akan mendapat uang pembinaan Rp 100 juta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon