Warga Kampung Pulo Mulai Pindah ke Rusun Jatinegara Barat

Senin, 15 Juni 2015 | 11:02 WIB
PP
B
Penulis: Priska Sari Pratiwi | Editor: B1
Petugas satpol PP membantu memindahkan barang milik warga Kampung Pulo ke rusun Jatinegara Barat,  15 Juni 2015
Petugas satpol PP membantu memindahkan barang milik warga Kampung Pulo ke rusun Jatinegara Barat, 15 Juni 2015 (BeritaSatu.com/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta - Sebanyak 105 keluarga warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur yang telah mengambil kunci, mulai direlokasi ke rusun Jatinegara Barat, Senin (15/6) pagi. Ratusan personel gabungan dari polisi, TNI, dan satpol PP mengawasi proses relokasi ini. Untuk memudahkan pemindahan barang milik warga, pemerintah kota (pemkot) Jakarta Timur juga menyediakan 20 truk milik satpol PP guna mengangkut barang.

Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawadhana menegaskan, kegiatan yang dilakukan hari ini hanya pemindahan barang milik warga."Hari ini kita hanya memindahkan barang warga ke rusun. Tidak ada penertiban ya," ujar Bambang usai apel sebelum relokasi di rusun Jatinegara Barat, Senin (15/6).

Menurutnya, relokasi warga Kampung Pulo ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Ia berharap dengan memindahkan ke rusun, warga bisa terhindar dari banjir yang terjadi tiap tahun di Kampung Pulo.

"Tidak ada pemaksaan, kalau memang warga belum mau dipindah tidak perlu dipaksa," ujar Bambang.

Pemkot Jakarta Timur akan memberikan waktu hingga sebelum lebaran bagi warga untuk pindah ke rusun. Pasalnya, tujuh hari setelah lebaran nanti akan dilakukan penggusuran rumah warga di RW 01, 02, 03 Kampung Pulo. Jika masih ada warga yang tidak mau direlokasi, pihaknya akan melakukan penggusuran paksa.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Umar Faroq menambahkan, relokasi yang dilakukan hari ini merupakan bentuk operasi kemanusiaan untuk membantu warga Kampung Pulo. "Hari ini memang hanya pemindahan warga. Harapannya dengan relokasi yang dilakukan ini bisa me ngajak warga yang belum mendaftar maupun belum ambil kunci segera mengambilnya," katanya.

Pihaknya mengimbau pada warga untuk mendukung program ini agar bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan aman. "Mudah-mudahan tidak ada penolakan. Warga juga sudah tahu manfaatnya tinggal di sini. Ini rusun sudah mirip apartemen megah dan sehat," imbuhnya.

Sementara itu warga RT 10 RW 01 Kampung Pulo, Isal (45) mengaku senang dengan relokasi ke rusun ini. "Senang juga sih karena pindah ke rumah yang lebih bagus. Tapi sedih juga karena tidak ada ganti ruginya," ucap Isal saat ditemui di rumahnya yang terletak tepat di bantaran Kali Ciliwung.

Ia mulai memindahkan barang-barang setelah menerima kunci rusun pada 11 Juni lalu. Isal yang tinggal bersama empat anggota keluarganya ini mengaku masih memilah barang apa saja yang akan dibawanya ke rusun.

"Kita belum pindah hari ini karena belum selesai beres-beres. Tapi tadi satpol PP sudah menawarkan bantuan, kapan pun kalau butuh angkut barang hubungi saja," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon