Antisipasi MERS-CoV Saat Umrah, Menkes Ingatkan Selalu CTPS

Selasa, 16 Juni 2015 | 15:35 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Sosialisasi pencegahan pengendalian Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV).
Sosialisasi pencegahan pengendalian Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). (Antara/Irsan Mulyadi)

Jakarta - Selama Ramadan, biasanya akan terjadi peningkatan jumlah warga Indonesia yang menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Negara di Timur Tengah tersebut ditengarai sebagai sumber pertama penyebaran Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) yang saat ini tengah mewabah di Korea Selatan.

Untuk itu, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan jamaah umrah Indonesia agar selalu menjaga kesehatan dan mewaspadai penularan MERS-CoV, terutama para lansia yang punya risiko lebih tinggi tertular.

"Dari pihak Kementerian Kesehatan, tentu KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) akan ditingkatkan kewaspadaannya. Untuk masyarakat juga harus menjaga kesehatan. Bila terjadi demam, langsung dicek, betul atau tidak itu MERS," kata Nila Moeloek di gedung Kemkes di Jakarta, Selasa (16/6).

Menkes juga berpesan agar menjaga perilaku hidup bersih dan sehat dengan selalu mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Karena sudah terbukti kegiatan ini mampu menurunkan penularan MERS-CoV.

"Sebaiknya tidak dekat-dekat orang yang flu dan selalu gunakan masker. Untuk para orangtua juga harus ekstra hati-hati karena punya risiko (tertular) lebih tinggi. Nanti calon jemaah haji kita karena kuotanya dikurangi, jumlah orangtuanya juga cukup banyak. Saya meminta betul agar hal ini diperhatikan," pesan Menkes.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon