Hari Pertama Puasa, Balai Kota DKI Terlihat Sepi
Kamis, 18 Juni 2015 | 11:57 WIB
Jakarta- Hari ini, Kamis (18/6) merupakan hari pertama pelaksanaan ibadah puasa. Di hari pertama puasa, langsung terlihat perbedaan suasana di kawasan Balai Kota DKI, Jakarta. Kalau biasanya terlihat ramai oleh pegawai negeri sipil (PNS) yang lalu lalang, kini terlihat sepi.
Bahkan, beberapa petugas pengamanan dalam (pamdal) yang biasanya selalu siap siaga menjaga di setiap pintu masuk, terlihat hanya duduk saja. Ketika ditanyakan mengapa mereka duduk, para petugas itu mengatakan mereka masih mengantuk akibat bangun pagi untuk sahur.
"Iya nih masih mengantuk. Baru hari pertama soalnya, belum terbiasa," kata salah satu pamdal di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (18/6).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengimbau PNS DKI Jakarta jangan datang terlambat masuk kerja selama bulan puasa. Karena menjalankan puasa sambil bekerja dengan kinerja yang tetap prima merupakan ibadah dan mendatangkan pahala yang besar.
"Puasa itu enggak boleh semakin menurunkan semangat kerja. Malah harus meningkatkan semangat kerja dong," kata Djarot di sela-sela kunjungan ke Panti Sosial Asuhan Anak Putera 1 di Cengkareng, Jakarta Barat, hari ini.
Mantan Wali Kota Blitar ini menegaskan kalau menganggap puasa itu sebagai ibadah, maka PNS DKI harus terpacu untuk bekerja semakin produktif.
"Karena kalau menganggap puasa itu sebagai ibadah, maka kita harus semakin banyak bekerja semakin produktiflah. Jadi, semakin besar dong ibadahnya. Kalau puasa tidur terus, siapa pun bisa. Semua bisa. Tapi bisa batal," ujarnya sambil tersenyum.
Djarot mengaku kecewa terhadap perilaku PNS yang tidak tepat waktu dalam menjalankan kewajibannya. Padahal selama masa berpuasa ini, Pemprov DKI Jakarta sudah memberikan kelonggaran jam bekerja. Selama bulan puasa, PNS diwajibkan masuk pukul 08.00 dan pulang pukul 15.00 (maju satu jam dari biasanya pukul 16.00 waktu setempat).
"Aduh-aduh, ini kan sudah diberikan kelonggaran jam kerja, tapi kok masih terlambat juga. Nanti saya cek deh ke BKD. Bisa jadi TKD-nya dipotong," ungkapnya.
Mantan anggota DPR ini menyatakan akan menindak tegas para PNS yang malas ataupun telat masuk kantor karena alasan sedang berpuasa yakni dengan pemotongan Tunjangan Kinerja Dasar (TKD).
"Kita kan punya TKD dasar. Dalam TKD dasar itu ada poin kehadiran. Kalau memang dia terlambat tanpa izin ya dipotong TKD-nya. Puasa jangan dijadikan alasan untuk malas-malasan dong, kalau mengantuk ya salah dia sendiri," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




