Presiden Kembali Tegaskan Pemegang KIS Wajib Dilayani
Minggu, 21 Juni 2015 | 18:26 WIB
Batam - Presiden Joko Widodo kembali menegaskan agar pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) dilayani dengan baik saat membutuhkan pengobatan di rumah sakit.
"Pemegang Kartu Indonesia Sehat wajib dilayani dengan baik. Karena meskipun pemegang kartunya tidak bayar, tetapi pemerintah yang membayar. Laporkan jika tidak dilayani dengan baik," kata Presiden Joko Widodo saat membagikan kartu tersebut di Nongsa Pantai, Nongsa, Batam, Minggu (21/6).
Ia meminta pada masyarakat agar melapor ke wali kota, gubernur, menteri, hingga langsung pada presiden jika tidak mendapat pelayanan yang memuaskan.
"Jika wali kota atau bupati tidak sangup mengatasinya, laporkan ke gubernur. Jika tidak juga digubris, laporkan ke menteri. Kalau tidak, saya yang akan ambil tindakan," kata dia.
Presiden mengatakan uang untuk membayar KIS berasal dari pengalihan subsidi BBM yang dinilai tidak efektif karena 80 persen dinikmati oleh masyarakat mampu.
Hal tersebut yang mendasari pemerintah mengeluarkan KIS untuk sekitar 84 juta penduduk, 20 juta untuk Kartu Indonesia Pintar, dan 16 juta untuk Kartu Keluarga Sejahtera. Kartu tersebut sudah mulai dibagikan pada sejumlah daerah lain.
Presiden juga berpesan pada penerima kartu program pemerintah tersebut agar menggunakannya dengan baik sesuai kebutuhan. "Jangan sampai disalahgunakan kartu itu. Gunakan sesuai dengan peruntukannya," kata mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Selain itu, subsidi BBM juga dialihkan untuk pembangunan sarana umum lainnya seperti jalan, pengairan, dan pelabuhan.
Presiden yang didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja juga mengunjungi Galangan Kapal Anggrek Hitam di Kabil Batam dan melakukan dialog dengan pengusaha sektor maritim.
Presiden juga dijadwalkan melaksanakan salat tarawih bersama di Masjid Agung Kota Batam sebelum kembali bertolak ke Jakarta pada Minggu malam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




