Stok Beras di Jember Aman Sampai Tahun Depan
Senin, 22 Juni 2015 | 15:08 WIB
Jember - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional XI Jember, Jawa Timur, memastikan stok beras di wilayah setempat aman untuk memenuhi kebutuhan warga hingga tahun 2016.
"Stok beras di Jember selama Ramadan hingga Lebaran dipastikan aman karena persediaan beras di sejumlah gudang Bulog cukup hingga 11 bulan ke depan," kata Wakil Kepala Bulog Subdivre XI Jember Rachmawati, Senin (22/6).
Menurutnya, kebutuhan beras untuk masyarakat miskin (raskin) di Jember yang disalurkan sesuai dengan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) setiap bulannya mencapai 2.894.265 kilogram (2.894 ton) dengan masing-masing RTS menerima sebanyak 15 kilogram.
"Total raskin yang dibagikan kepada RTS per tahun mencapai 35.000 ton dan setiap tahun persediaan beras di Bulog Jember selalu surplus," katanya.
Ia menjelaskan, realisasi penyerapan beras hingga pertengahan Juni tercatat sebanyak 33.000 ton atau mencapai 62 persen dari total target sebanyak 53.000 ton pada tahun 2015.
"Jumlah tersebut akan terus bertambah karena hingga kini pihak Bulog menyerap beras dari petani melalui sejumlah mitra kerja," ucapnya.
Data di Bulog Jember tercatat, penyerapan beras terbanyak terjadi pada bulan Mei, yakni sekitar 30.000 ton, sedangkan sisanya didapatkan pada bulan sebelumnya.
"Kami membeli beras dan gabah sesuai harga pembelian pemerintah (HPP), yakni untuk untuk beras sebesar Rp7.300 per kilogram dan gabah Rp4.650 per kilogram," ujarnya.
Stok beras di Jember selalu "surplus" setiap tahun karena kabupaten setempat merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Timur, bahkan Perum Bulog Jember mengirimkan sebagian stok beras ke luar daerah sesuai dengan instruksi Bulog pusat setiap tahunnya.
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi TPID yang melibatkan sejumlah TPID di eks Karesidenan Besuki (Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi), kemudian Lumajang, Malang, dan Kediri beberapa waktu lalu menetapkan Jember sebagai kawasan sentra komoditas beras.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




