Kapolda Metro Jaya: Organda DKI Harus Ciptakan Transportasi yang Aman
Senin, 22 Juni 2015 | 16:05 WIB
Jakarta - Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian meminta Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta mengatur angkutan umum di Jakarta agar lebih aman dan nyaman bagi penumpang perempuan. Hal itu ia sampaikan menyusul terjadinya kasus pemerkosaan oleh sopir angkot D-01 bernomor polisi B 1403 VTX jurusan Ciputat-Kebayoran terhadap seorang karyawati pada Jumat (19/6) malam.
"Pertama, kita proses hukum yang jelas bagi pelaku, proses hukum kan sudah jalan nih. Kedua, kita akan komunikasikan dengan Organda DKI supaya mengatur bagaimana agar menciptakan transportasi umum yang lebih aman dan nyaman," kata Tito yang turut hadir dalam peresmian 20 Bus Gandeng Scania di Lapangan Silang Barat Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Menciptakan transportasi umum yang aman dan nyaman, lanjutnya, dapat dilakukan dengan pendataan para sopir angkutan umum. Selain itu, harus dibuat kualifikasi dalam perekrutan sopir angkutan umum. Sehingga tidak membahayakan penumpangnya, khususnya penumpang perempuan.
"Apakah mungkin pendataannya, kemudian bagaimana mengenai kualifikasi sopirnya. Ya seperti itu lah," ujarnya.
Supaya kejadian itu tidak terulang lagi atau bertambah marak, Tito menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli polisi pada malam hari. Diharapkan dengan semakin diperkuatnya patroli, maka kasus pemerkosaan dapat dicegah.
"Tentu akan kita lakukan peningkatan patroli dan kita perkuat patroli keamananya. Kita akan terus proses hukum para pelaku kejahatan. Tapi ini kan juga melibatkan penyedia jasa transportasi itu," ungkapnya.
Mengenai rencana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akan memasang sekitar 6.000 unit CCTV, Tito sangat mendukung sekali. Karena bisa disatukan dengan sistem aduan satu atap Polda Metro Jaya yaitu 119.
"Ini beliau (Basuki) sedang membangun 6.000 CCTV. Kalau beliau bisa bangun itu, luar biasa sekali. Ditambah lagi dengan sistem aduan satu atap 119. Jadi orang kalau lapor ke 119, kita bisa datang. Itu kita harapkan bisa," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




