Mentan: Diversifikasi Pangan Penting
Senin, 22 Juni 2015 | 17:57 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengatakan penguatan diversifikasi (keanekaragaman) pangan penting dilaksanakan. Terutama, dengan mengandalkan kearifan lokal. Selain beras, kata dia, masih banyak makanan pokok lain yang bisa dikonsumsi masyarakat di berbagai daerah.
"Ke depan penting keanekaragaman pangan karena itu suatu kearifan lokal yang perlu kita perkuat. Di NTT, Papua, dan perbatasan Indonesia-Malaysia, mereka masih mengkonsumsi makanan khasnya sendiri ketimbang beras. Mereka masih mencintai sagu. Intinya, kami dorong semua. Tidak hanya padi, jagung, dan kedelai," kata Amran saat Upacara Peringatan Hari Krida Pertanian di Jakarta, Senin (23/6).
Dengan mayoritas penduduk yang bermata pencaharian pertanian, lanjut dia, Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri.
"Sejarah pertanian Indonesia telah memperlihatkan bahwa kita memiliki tradisi dan nilai-nilai luhur yang lekat dengan alam pertanian sekitar. Kita memiliki berbagai bentuk kearifan lokal, yang merupakan tradisi yang harus dilestarikan dan dikembangkan," kata Amran.
Dia mengatakan, pertanian memiliki potensi menjadi penggerak perekonomian nasional.
"Kekuatan potensi sumberdaya pertanian harus mampu kita kembangkan untuk mencapai kedaulatan pangan. Negara kita adalah megara agraris yang memiliki sumber daya pertanian sangat berlimpah. Presiden Joko Widodo sudah menetapkan kebijakan bahwa Indonesia harua menjadi negara yang berdaulat di bidang pangan," kata Amran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




