Jaga Diri Naik Angkot, Perempuan Boleh Bawa Alat Setrum

Selasa, 23 Juni 2015 | 14:19 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Pelaku pemerkosaan di angkot D-01 Ciputat-Kebayoran, DAS (kanan), dan angkot yang digunakan pelaku.
Pelaku pemerkosaan di angkot D-01 Ciputat-Kebayoran, DAS (kanan), dan angkot yang digunakan pelaku. (twitter)

Jakarta - Kenyamanan dan keamanan angkutan umum di Jakarta masih diragukan masyarakat, khususnya kaum hawa, sebab tindak kriminalitas seperti pemerkosaan masih saja terjadi.

Masyarakat diimbau lebih berhati-hati, dan jika diperlukan boleh membawa alat keamanan seperti alat setrum atau semprotan merica untuk melindungi diri.

"Kalau sepanjang tidak melanggar hukum silakan saja. Itu kan (alat setrum) tidak melanggar hukum, pepper spray juga tidak melanggar hukum," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6).

Ia menambahkan, membawa alat perlindungan diri juga dilakukan di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.

"Ibu-ibu membawa pepper spray, bahkan bebas dijual di sana. Intinya, selagi tidak melanggar hukum saya kira tidak masalah. Yang tidak boleh itu membawa pistol, pisau. Kalau itu ada Undang-undangnya," ungkapnya.

Tito mengimbau, masyarakat khususnya perempuan lebih hati-hati dalam memilih angkutan umum di malam hari.

"Kalau feeling tidak yakin angkutan itu akan berbuat tidak baik, lebih baik jangan pakai kendaraan itu," katanya.

Lalu, tambahnya, kepada para penyelenggara angkutan publik baik taksi, bus, angkot, diminta betul-betul menyeleksi sopirnya masing masing.

"Jangan sembarangan cari uang saja. Kemudian, yang kedua, beri kenyamanan, setting kendaraan supaya nyaman dan aman, termasuk kacanya jangan sampai (pakai) kaca film (gelap). Kaca yang transparan saja. Supaya, kalau terjadi apa-apa di dalam bisa kelihatan," tandasnya.

Tindak kejahatan di dalam angkot kembali terjadi akhir pekan kemarin. Oknum sopir angkutan kota D01 jurusan Ciputat-Kebayoran Lama, berinisial DA (21), tega memperkosa penumpangnya NA (35) di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Korban yang merupakan seorang karyawati hingga kini masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon