Fraksi Nasdem: Dana Aspirasi Saja Kami Kritik, Apalagi Dana Bantuan Parpol
Jumat, 26 Juni 2015 | 14:18 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem, Johnny G Plate, menyatakan, pihaknya tak sepakat bila usul kenaikan dana bantuan partai politik (parpol) dibahas di dalam RAPBN 2016. Kebutuhan dana pembangunan infrastruktur jauh lebih penting bagi negara.
Kata Johnny, sejauh ini belum pernah ada pembicaraan soal kenaikan dana bantuan parpol di Badan Musyawarah (bamus) DPR. Dalam pembahasan RAPBN 2016, sejauh ini yang dibicarakan hanya implementasi cita-cita presiden.
"Jadi intinya, RAPBN terkait belanja modal yang tinggi, yang harus kita salurkan, dan sambil pada saat yang sama memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin," kata Johnny, Jakarta, Jumat (26/6).
"Saat ini saya kira belum tepat mengalokasikan anggaran itu untuk parpol."
Kata dia, Nasdem sangat menjaga agar RAPBN 2016 benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Menurutnya, tak mungkin parpol di Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akan menyetujui usulan itu.
"Untuk mengurus dana aspirasi, yang katanya bagi rakyat saja kita kritisi, apalagi untuk dana yang tidak prioritas seperti dana bantuan parpol. Bagi kami, tinjau dulu tata kelola manajemen parpol, dievaluasi dulu. Lagipula, saat ini kan sudah ada bantuan untuk parpol, diteruskan saja dulu," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




