Petinggi Polda Maluku Ancam Tembak Jaksa
Rabu, 1 Juli 2015 | 08:28 WIB
Jakarta - Salah satu petinggi Kepolisian Daerah (Polda) Maluku diduga telah mengancam jaksa saat rapat koordinasi membahas kendala pelaksanaan petunjuk yang diberikan jaksa penuntut umum (JPU) kepada penyidik Polda Maluku dalam kasus pemerasan oknum wartawan kepada pengusaha setempat.
Ancaman diberikan mulai dari mengeluarkan kalimat tidak pantas hingga keluarkan ancaman untuk menembakan senjata. Yang lebih disesalkan, dugaan sikap arogansi tersebut terjadi satu hari menjelang Hari ke-69 Bhayangkara.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menyatakan tidak seharusnya seorang petinggi institusi penegak hukum bersikap arogan seperti itu.
"Sebagai pemimpin seharusnya tidak boleh bersikap arogan dan represif. Apalagi hal itu dilakukan dalam sebuah forum antar institusi. Tidak etis dan jelas apa yang dilakukannya merupakan perbuatan yang sangat tercela," kata Neta, Rabu (1/7).
Menurutnya, arogansi petinggi Polda Maluku justru akan mengotori keharmonisan antara institusi dua lembaga penegak hukum.
Dengan mengancam jaksa akan ditembak, menurut Neta, sudah merupakan bagian penyalahgunaan wewenang atas kepemilikan senjata.
"Apalagi kedua institusi ini dalam tugasnya saling ada keterkaitan. Langkah Kejati Maluku yang mengundang kepolisian untuk berkoordinasi soal kendala penanganan kasus sebenarnya sudah sangat bagus mengingat sebenarnya pihak Kejati tidak memiliki kewajiban untuk melakukannya," katanya.
Kajati Maluku Chuck Suryosumpeno mengakui walaupun pihaknya sangat menyesalkan adanya perangai temperamental petinggi Polda Maluku, namun sebagai pemimpin di Kejati Maluku dirinya tetap bersikap tenang dan mendinginkan suasana.
"Apalagi secara terpisah beliau sudah meminta maaf," kata Chuck.
Dalam perkara pemerasan oknum wartawan terhadap pengusaha, penyidik telah diminta melengkapi petunjuk yang sudah ada. Tercatat ada empat kali petunjuk jaksa dan hanya petunjuk pertama yang bisa dipenuhi penyidik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




