Pemudik Jakarta Diprediksi Naik 10,7 Persen

Rabu, 1 Juli 2015 | 10:56 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Para penumpang membawa barang bawaannya pada H+3 arus balik lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (31/7).
Para penumpang membawa barang bawaannya pada H+3 arus balik lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (31/7). (Antara/Vitalis Yogi Trisna)

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprediksi warga Jakarta yang akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah akan meningkat sebesar 10,7 persen dari tahun lalu.

Jumlah pemudik Jakarta tahun ini diprediksi mencapai sekitar 6,5 juta orang, meningkat dibandingkan jumlah pemudik tahun lalu yang mencapai sekitar 5,8 juta orang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan terjadi lonjakan jumlah pemudik di tahun 2015 dibandingkan tahun lalu. Peningkatan jumlah pemudik sebesar 10,7 persen, menurutnya sudah cukup tinggi. Karena angka ini akan berpengaruh pada jumlah arus balik ke Jakarta.

"Memang terjadi lonjakan pemudik. Kita perkirakan tahun ini ada 6,5 juta orang yang pulang kampung. Tahun kemarin kan sekitar 5,8 juta orang. Ini peningkatan luar biasa. Pasti arus baliknya lebih dari 6,5 juta," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (1/7).

Melihat peningkatan pemudik Jakarta akan berpengaruh pada jumlah pendatang baru yang akan datang ke Jakarta, Djarot mengungkap Pemprov DKI harus siap untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pendatang baru.

"Nah kelebihan orangnya nanti itu siapa saja? Mau kemana? Apa saja yang diantisipasi? Itu yang harus kita siapkan," ujarnya.

Diprediksi pemudik akan mulai kembali ke kampung halamannya pada H-7 Lebaran. Untuk membantu pemudik yang menggunakan angkutan darat yaitu bus antar kota dan antar provinsi (AKAP), Pemprov DKI akan melakukan tes kesehatan sopir bus.

"Tidak hanya sopir bus yang ada di 20 terminal bus di Jakarta, juga termasuk sopir bus yang akan mengemudikan bus dalam acara mudik gratis yang akan dilakukan perusahaan swasta," ujar Djarot.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, jumlah pemudik di Jakarta setiap tahunnya mengalami peningkatan. Jumlah pemudik tahun 2013 mencapai 3.778.761 orang.

Kemudian di 2014, jumlah pemudik diprediksikan mencapai 4.220.315 orang. Ternyata jumlah pemudik melampui prediksi, yakni mencapai 5,8 juta orang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon