Final Copa America Harus Diselesaikan dengan Adu Penalti

Minggu, 5 Juli 2015 | 05:37 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Gelandang Argentina Javier Pastore (tengah) berebut bola dengan striker Cile Alexis Sanchez (kiri) dan gelandang Charles Aranguiz, saat laga final Copa America 2015 di Santiago, Cile, 5 Juli 2015
Gelandang Argentina Javier Pastore (tengah) berebut bola dengan striker Cile Alexis Sanchez (kiri) dan gelandang Charles Aranguiz, saat laga final Copa America 2015 di Santiago, Cile, 5 Juli 2015 (AFP Photo/Martin Bernetti)

Santiago - Pertandingan final Copa America 2015 antara Cile melawan Argentina harus diselesaikan dengan adu tendangan penalti setelah tak ada gol yang terjadi dalam 2 x 45 menit dan babak tambahan di Stadion Nacional Julio Martinez Pradanos, Santiago, Sabtu (4/7) atau Minggu dini hari WIB.

Secara keseluruhan duel berlangsung seru. Kedua tim saling menyerang dan dan sama-sama menampilkan permainan yang menghibur. Satu-satunya yang kurang dari pertandingan selama 90 menit ini hanyalah gol.

Pada babak pertama kedua tim sempat mendapat peluang emas. Namun penampilan cemerlang kedua kiper di masing-masing kubu membuat tak ada gol yang terjadi.

Penyerang sayap Argentina, Angel Di Maria, yang sebenarnya tampil eksplosif tak bisa melanjutkan pertandingan lantaran cedera bagian belakang paha kanannya. Pada menit ke-29, dia ditarik keluar dan digantikan Ezequiel Lavezzi. Pemain sayap Manchester United ini juga absen di final Piala Dunia 2014 lalu lantaran cedera.

Di pengujung babak pertama, Cile kembali mendapat peluang. Sanchez membawa bola dari sisi kanan pertahanan Argentina lalu melepaskan tendangan namun berhasil ditangkap dengan baik oleh Sergio Romero.

Tak berapa lama, Argentina juga mengancam. Lavezzi mendapat umpan dari Javier Pastore di depan gawang. Namun tendangannya berhasil ditahan dengan kedua tangan Bravo.

Saat babak kedua Cile langsung menggebrak sejak menit awal. Sebuah kesalahan yang dilakukan bek Nicolas Otamendi dimanfaatkan Sanchez di sisi kiri. Dia mengirimkan bola ke tiang jauh dan disambut sundulan Vidal. Namun sundulan mantan pemain Bayer Leverkusen itu lemah sehingga Romero tak kesulitan menangkapnya.

Demi menyegarkan barisan depan, pelatih Argentina memutuskan menarik Sergio Aguero pada menit ke-74 dan memasukkan Gonzalo Higuain.

Delapan menjelang waktu normal usai, Sanchez mendapat umpan jarak jauh di depan gawang Argentina. Pemain Arsenal ini melancarkan tendangan voli kaki kanan namun bola melebar ke sisi kanan gawang "Tim Tango".

Menit ke-86, Lavezzi sebenarnya berhasil menggetarkan jala gawang Cile, namun gol dianulir wasit karena pemain aris Saint Germain ini telah berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Messi.

Babak kedua ini ditutup dengan sebuah peluang emas yang didapat Higuain. Penyerang Napoli ini menerima umpan dari Messi di tiang jauh, namun bola tendangannya sambil menjatuhkan diri tak menemui sasaran. Pertandingan pun harus dilanjutkan dengan babak tambahan.

Memasuki babak tambahan, Cile mendapat peluang lewat Marcelo Diaz pada menit ke-98. Dia membawa bola hingga ke pertahanan Argentina lalu melancarkan tendangan. Bola berhasil diblok namun bola pantulan kembali mengarah kepadanya. Pemain bernomor punggung 21 ini pun menendangnya namun bola melambung ke atas mistar.

Lewat sebuah serangan balik, Cile kembali mendapat kesempatan melalui Sanchez. Dia berhasil membawa bola ke daerah pertahanan Argentina. Namun tendangannya juga melambung ke atas gawang Romero.

Susunan Pemain

Cile (4-3-1-2): 1. Claudio Bravo; 4. Mauricio Isla, 5. Francisco Silva, 17. Gary Medel, 15. Jean Beausejour; 8. Arturo Vidal, 21. Marcelo Diaz, 20. Charles Aranguiz; 10. Jorge Valdivia (14. Matias Fernandez 81) 75; 11. Eduardo Vargas (22. Angelo Henríquez 95), 7. Alexis Sanchez.

Pelatih: Jorge Sampaoli

Argentina (4-3-3): 1. Sergio Romero; 4. Pablo Zabaleta, 15 Martin Demichelis, 17. Nicolas Otamendi, 16. Marcos Rojo; 6. Lucas Biglia, 14. Javier Mascherano, 21. Javier Pastore (29. Ever Banega); 10. Lionel Messi, 11. Sergio Aguero (9. Gonzalo Higuain 74), 7. Angel Di Maria (22. Ezequiel Lavezzi 29).

Pelatih: Gerardo Martino

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon