Hari Kependudukan Dunia: Melindungi Penduduk Rentan dalam Situasi Bencana
Senin, 6 Juli 2015 | 16:29 WIB
Jakarta - Indonesia, yang menjadi salah satu negara paling rawan terhadap bencana alam, perlu mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi penduduk rentan terutama perempuan, anak perempuan dan remaja.
Demikian kesimpulan dari seminar bertema "Penduduk Rentan Dalam Situasi Bencana" yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kependudukan Dunia 2015, di Hotel Borobudur, Jakarta pada Senin, (6/7). Seminar diadakan oleh Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Population Fund (UNFPA)
"Sangat penting untuk tidak melupakan kebutuhan perempuan dan anak perempuan di saat terjadinya bencana. Terlebih dari itu, melindungi penduduk rentan di Indonesia dalam situasi bencana merupakan prioritas bagi Kementerian Sosial," jelas Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah juga menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk melindungi kelompok penduduk rentan dalam situasi bencana.
Hari Kependudukan Dunia diperingati tiap tahun dengan tujuan menyoroti permasalahan global yang terkait isi kependudukan.
Tingkat kerentanan perempuan, anak perempuan dan remaja meningkat dalam situasi bencana. Di situasi tersebut, perempuan dan anak perempuan menghadapi risiko tinggi terhadap eksploitasi seperti pelecehan seksual, kekerasan dan sebagainya. Hal-hal tersebut terjadi karena kurangnya perlindungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




