Potensi Zakat Kutai Timur Rp 100 Miliar/Tahun
Kamis, 9 Juli 2015 | 03:07 WIB
Samarinda - Potensi pengumpulan zakat di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mencapai Rp 100 miliar per tahun, tetapi hingga kini Badan Amil Zakat Nasional daerah setempat baru mampu menghimpun zakat sekitar Rp 7 miliar.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman kepada wartawan di Sangatta, Rabu (8/7), mengemukakan Baznas bisa memaksimalkan penghimpunan zakat dari kalangan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Kutai Timur dan karyawan perusahaan di daerah setempat.
"Potensi zakat sebesar itu berdasarkan kalkulasi yang dilakukan Pemkab Kutai Timur bersama Baznas, termasuk dari PNS dan karyawan swasta," jelas bupati yang didampingi Ketua Baznas Kutai Timur Idrus Yunus.
Untuk memaksimalkan pengumpulan zakat, lanjut Ardiansyah, Baznas bisa menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan yang ada di Kutai Timur, seperti perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan batu bara, melalui program zakat profesi.
Ia menambahkan saat ini DPRD Kutai Timur sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah tentang Program Zakat Profesi, yang nantinya bisa menjadi acuan dalam penghimpunan zakat dan pemanfaatannya untuk kesejahteraan masyarakat setempat.
Zakat profesi dalam raperda tersebut dikemas dalam program "Galibu" atau Gerakan Lima Ribu, dengan sasaran karyawan dari perusahaan perkebunan kelapa sawit yang banyak beroperasi di Kutai Timur.
Ketua Baznas Kutai Timur Idrus Yunus menjelaskan bahwa setiap tahun lembaganya mampu mengumpulkan zakat lebih kurang Rp7 miliar, yang sebagian besar berasal dari PNS dan diikuti karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit.
"Nota kesepakatan yang telah ditandatangani Baznas dengan beberapa perusahaan pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit, diharapkan bisa diikuti seluruh perusahaan lainnya yang ada di Kutai Timur," jelasnya.
Melalui kerja sama tersebut, masing-masing perusahaan dengan dibantu Baznas akan segera membentuk Unit Pengumpul Zakat agar pengelolaan zakat profesi lebih maksimal dan transparan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




