Kerusakan Jalur Mudik di Jambi Belum Selesai Diperbaiki
Jumat, 10 Juli 2015 | 08:02 WIB
Jambi - Kerusakan jalan pada beberapa jalur utama mudik lebaran di Jambi belum selesai diperbaiki hingga memasuki H–7 Lebaran, Jumat (10/7). Jalur mudik yang masih rusak tersebut terdapat pada ruas jalan Kota Jambi–Kabupaten Batanghari– Tebo-Bungo.
Ruas jalan tersebut merupakan jalur utama mudik lebaran Kota Jambi–Padang, Sumatera Barat. Panjang kerusakan jalan tersebut mencapai 50 kilometer. Kerusakan jalan paling berat terdapat pada ruas jalan Batanghari–Tebo– Bungo. Kendati masih dapat dilalui kendaraan, kerusakan jalan tersebut memperlambat laju kendaraan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Bernhard Panjaitan di Jambi, Jumat (10/7) membenarka masih adanya kerusakan jalan pada jalur utama mudik di Jambi. Kerusakan jalan tersebut kini sedang dalam perbaikan. Kerusakan jalan yang sedang diperbaiki tersebut masih dapat dilalui kendaraan.
"Memang masih ada kerusakan jalan pada jalur utama mudik Kota Jambi–Bungo. Kerusakan jalan tersebut kini sedang diperbaiki. Seluruh perbaikan kerusakan jalan pada jalur mudik lebaran di Jambi akan selesai pada H–3 Lebaran, Selasa (14/7)," kata Bernhard.
Menurutnya, selain mempercepat perbaikan kerusakan jalan, Dinas PU Provinsi Jambi juga akan menyiagakan puluhan alat berat pada jalur utama mudik yang rawan longsor dan banjir di daerah itu. Jumlah lokasi rawan longsor pada jalur mudik di Jambi sebanyak 10 lokasi dan rawan banjir lima lokasi.
Sementara itu Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus pada pencanangan Operasi Ketupat Lebaran 2015 di Jambi, Kamis (9/7) meminta Dinas PU Provinsi Jambi dan kabupaten di Jambi segera menyelesaikan perbaikan kerusakan jalan pada jalur mudik lebaran di Jambi. Kerusakan jalan yang perlu diperbaiki di daerah itu antara lain ruas jalan Kota Jambi–Bungo, Kabupaten Merangin–Kerinci, Batanghari–Sarolangun, Kota Jambi–Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat dan kerusakan jalan di masing-masing kota dan kabupaten.
"Perbaikan kerusakan jalan tersebut diharapkan sudah rampung pada puncak arus mudik lebaran, Selasa (14/7). Kemudian alat berat dan petugas juga harus disiagakan di jalur mudik yang rawan longsor dan banjir, khususnya jalur Merangin–Kerinci dan Muarojambi–Merlung, Kabupaten Tanjungjabung Barat," katanya.
Kapolda Jambi Brigjen Pol Luthfi Lubihanto pada pencanangan Operasi Ketupat Lebaran 2015 tersebut mengatakan, jajaran Polda Jambi sudah siap mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1436 H atau Lebaran di Jambi. Jajaran Polda Jambi mengerahkan 2/3 kekuatan untuk pengamanan arus mudik dan perayaan lebaran di daerah itu.
Dikatakan, Polda Jambi menerjunkan sekitar 2.300 orang anggota untuk mengamankan arus mudik dan perayaan lebaran di Jambi. Jumlah anggota yang diterjunkan mengamankan arus mudik dan perayaan lebaran tersebut mencapai 2/3 dari sekitar 7.200 orang anggota kepolisian di jajaran Polda Jambi.
"Pengamanan akan kami lakukan dengan ketat dengan menerjunkan penembak jitu pada daerah rawan tindak kejahatan pada jalur mudik, pusat-pusat keramaian dan fasilitas penting seperti bandara, pelabuhan, terminal dan perbankan," katanya.
Menurut Lutfi, posko pengamanan dan pelayanan arus mudik dan perayaan lebaran yang dibentuk di Jambi sebanyak 47 posko. Posko tersebut tersebar di sekitar terminal bus, bandar udara, pelabuhan, pusat keramaian dan jalur mudik. Selain itu disiapkan juga 15 pos pelayanan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




