Kapolda: Ledakan Pabrik Mandom Karena Jaringan Pipa Gas Bocor

Jumat, 10 Juli 2015 | 15:53 WIB
MN
B
Penulis: Mikael Niman | Editor: B1
Salah satu korban luka bakar Yusmi, 22 tahun, dievakuasi dari RS Hermina Grandwisaata ke RSCM untuk mendapat perawatan intensif, 10 Juli 2015.
Salah satu korban luka bakar Yusmi, 22 tahun, dievakuasi dari RS Hermina Grandwisaata ke RSCM untuk mendapat perawatan intensif, 10 Juli 2015. (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Bekasi - Hasil penyelidikan sementara kepolisian, insiden ledakan di PT Mandom, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat karena saluran pipa bawah tanah yang bocor. Kebocoran pipa gas ini memicu ledakan dahsyat di ruang produksi kosmetik di pabrik tersebut.

"Dugaan sementara berdasarkan keterangan para saksi di lapangan, karena terjadi kebocoran saluran pipa gas," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian, saat meninjau korban luka bakar di Rumah Sakit Hermina Grandwisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (10/7) siang.

Dia mengatakan, saluran pipa tersebut berada di bawah ruangan packing pabrik yang memproduksi kosmetik jenis semprot (spray) seperti parfum dan hair spray merek Pixy.

Akibat kejadian ini, lima karyawan tewas di tempat dengan kondisi hangus terbakar dan 46 karyawan lainnya mengalami luka bakar dirawat di RS Hermina Grandwisata-Tambun Selatan, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Permata Mustikajaya.

"Sebanyak 46 karyawan yang luka bakar dirawat di Rumah Sakit Hermina, sedangkan korban yang meninggal sudah dibawa di RS Polri Kramatjati," imbuhnya.

Dari 46 korban luka bakar, kata Kapolda, 21 di antaranya mengalami luka bakar cukup serius dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta karena keterbatasan peralatan dan ruang perawatan.

"Sebanyak 21 korban mengalami luka bakar di atas 50 persen," imbuhnya.

Dia menjelaskan, untuk saat ini pihak kepolisian masih berkonsentrasi mengevakuasi korban luka bakar di atas 50 persen ke RSCM.

"Kita masih konsentrasi untuk evakuasi korban ke RSCM. Jajaran Polantas mengawal untuk mengurai kemacetan jalan saat mobil ambulans membawa korban ke RSCM," katanya.

Kapolda menjanjikan dalam waktu tiga hari ke depan sudah ada hasil Laboratorium Forensik Mabes Polri terkait penyebab pasti ledakan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, terjadi ledakan dahsyat di pabrik kosmetik, PT Mandom Tbk di kawasan MM2100, Jalan Irian, Desa Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (10/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi mengerahkan enam armada Damkar untuk menjinakkan api selama dua jam kemudian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon