APP dan APR Resmi Melebur

Jumat, 10 Juli 2015 | 22:12 WIB
ER
FH
Penulis: Edo Rusyanto | Editor: FER
Sejumlah narasumber  Direktur Properti PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto, Corporate Secretary PT Adhi Persada Properti Bindut Agus Dewanto dan Ketua Divisi Hotel PT Adhi Karya (persero) Tbk Triyoni saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (9/7). BeritaSatu Photo / Ruht
Sejumlah narasumber Direktur Properti PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto, Corporate Secretary PT Adhi Persada Properti Bindut Agus Dewanto dan Ketua Divisi Hotel PT Adhi Karya (persero) Tbk Triyoni saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (9/7). BeritaSatu Photo / Ruht (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta - Dua anak usaha PT Adhi Karya Tbk, yakni PT Adhi Persada Properti (APP) dan PT Adhi Persada Realti (APR) melebur untuk meningkatkan sepak terjang di bisnis properti. Terhitung Juni 2015, kedua anak badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mengusung nama APP.

"Kami berharap bisa lebih mampu meningkatkan kinerja dan konsumen tidak menjadi bingung," kata Pulung Prahasto, direktur properti PT Adhi Persada Properti (APP), di Jakarta, Kamis (9/7) malam.

Selama ini, APP khusus menggarap properti high rise dan superblok baik itu hunian maupun gedung komersial. Sedangkan APR menggarap proyek hunian tapak seperti real estate. Lalu, kawasan komersial dan pengelolaan pusat berlenjaan (mal). "Dengan penggabungan ini, APP menjadi lengkap, punya highrise dan rumah tapak," katanya.

Beberapa proyek APP sebelumnya adalah Taman Melati Margonda, Grand Taman Melati Margonda, dan Grand Dhika City Bekasi. Sedangkan proyek-proyek APR antara lain Taman Dhika Sidoarjo Kota, Taman Dhika Ciracas, dan Mall Mandau City.

Dia menjelaskan, sebelum bergabung, APP dan APR merasa perlu untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas produk, dan jasa serta pelayanan kepada konsumen. Hal itu, tambahnya, untuk meningkatkan pangsa pasar di bidang properti.

Menurut Pulung, tujuan utama dari penggabungan usaha ini adalah untuk membentuk sinergi dengan konsolidasi usaha sehingga akan mengoptimalkan struktur keuangan. Selain itu, meningkatkan efisiensi serta pelayanan kepada konsumen yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai saham APP.

"Dengan penggabungan ini, laba bersih kami meningkat menjadi lebih dari Rp 300 miliar pada 2015," papar Bindut Dewanto, corporate secretary PT Adhi Persada Properti (APP).

Sedangkan untuk pendapatan sepanjang 2015, kata Pulung, pihaknya ditargetkan mengantongi penjualan sekitar Rp 1,4 triliun. Hingga Juni 2015, tambahnya, APP telah mencatat pendapatan sekitar Rp 336 miliar dengan laba bersih sekitar Rp 69 miliar.

"Kami optimistis mampu mencapai target 2015. Salah satu caranya dengan meningkatkan efisiensi dan pengembangan produk yang berkualitas," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon