APP Teruskan Pengembangan Sejumlah Proyek

Jumat, 10 Juli 2015 | 22:35 WIB
ER
FH
Penulis: Edo Rusyanto | Editor: FER
Sejumlah narasumber (dari kiri ke kanan) Direktur Properti PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto, Corporate Secretary PT Adhi Persada Properti Bindut Agus Dewanto dan Ketua Divisi Hotel PT Adhi Karya (persero) Tbk Triyoni saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (9/7).  BeritaSatu Photo / Ruht Semiono
Sejumlah narasumber (dari kiri ke kanan) Direktur Properti PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto, Corporate Secretary PT Adhi Persada Properti Bindut Agus Dewanto dan Ketua Divisi Hotel PT Adhi Karya (persero) Tbk Triyoni saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (9/7). BeritaSatu Photo / Ruht Semiono (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Jakarta - Dua anak usaha PT Adhi Karya Tbk, yakni PT Adhi Persada Properti (APP) dan PT Adhi Persada Realti (APR) melebur untuk meningkatkan sepak terjang di bisnis properti. Terhitung Juni 2015, kedua anak badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mengusung nama APP.

"Kami berharap bisa lebih mampu meningkatkan kinerja dan konsumen tidak menjadi bingung," kata Pulung Prahasto, direktur properti PT Adhi Persada Properti (APP), di Jakarta, Kamis (9/7).

Pihaknya, kata Pulung, tidak menunda atau merevisi proyek yang sudah dicanangkan pada tahun sebelumnya. Sejumlah proyek apartemen maupun proyek superblok terus berjalan sesuai dengan rencana.

"Tidak ada proyek kami yang tertunda dari jadwal. Sekalipun ada revisi desain lebih karena permintaan konsumen. Sedangkan untuk proyek di Yogyakarta yang semula dijadwalkan ground breaking pada Mei menjadi Agustus 2015 juga karena faktor perizinan, bukan karena keputusan kami," ujar dia.

Proyek yang didesain ulang, tambahnya, terkait dengan permintaan penyewa mal yang terletak di Grand Dhika City. Desain mal yang berketinggian tiga lantai itu disesuaikan dengan kebutuhan penyewa dan struktur apartemen yang melingkupi pusat perbelanjaan tersebut.

Grand Dhika City merupakan salah satu proyek utama APP. Kelak, di proyek ini berdiri hunian jangkung yang mencakup apartemen, perkantoran, hotel, hingga mal. Tahap awal, APP membangun menara apartemen Cempaka. Proyek berkapasitas 914 unit apartemen ini telah terjual sebanyak 85%.

"Serah terima apartemen di menara Cempaka kami lakukan pada Agustus 2015," papar dia.

Di kawasan Bekasi, APP memiliki satu lagi proyek properti prestisius, yakni Grand Dhika Jatiwarna. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 38 hektare ini mencakup perkantoran, mal, hotel, SOHO, ballroom, dan apartemen. APP menaksir proyek ini memiliki nilai sekitar Rp 4,2 triliun dan rampung secara keseluruhan dalam lima tahun terhitung 2015.

"Tahap awal kami bangun menara apartemen Emerald yang berkapasitas 682 unit," ujar Pulung.

Dia menambahkan, menara Emerald yang memiliki nilai Rp 369 miliar tersebut akan dibangun dalam waktu 18 bulan. Luas Emerald mencapai 5.000 meter persegi (m2) dengan luas area yang dapat dijual sekitar 27 ribu m2.

"Ground breaking Emerald akan kami lakukan pada Agustus 2015, sedangkan yang sudah terjual sekitar 40 persen," paparnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon