BNPB: Raung dan Sinabung Terus Aktif

Sabtu, 11 Juli 2015 | 17:23 WIB
EP
B
Penulis: Eko Priyatmono | Editor: B1
Gunung Raung mengeluarkan lava pijar terlihat dari Pos 11 Megasari, Botolinggo, Bondowoso, Jawa Timur, 10 Juli 2015.
Gunung Raung mengeluarkan lava pijar terlihat dari Pos 11 Megasari, Botolinggo, Bondowoso, Jawa Timur, 10 Juli 2015. (Antara/Zabur Karuru)

Jakarta - Gunung Raung yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, Jawa Timur terus meletus. Sejak dinaikkan status Siaga (level III) pada 29 Juni 2015 pukul 09.00 WIB hingga saat ini Gunung Raung terus meletus.

Pada Sabtu (11/7), tampak asap vulkanik kelabu sedang-tebal dengan tinggi asap 400-500 meter tertiup angin ke selatan-barat daya-timur. Angin pada lapisan 10 meter di bawah permukaan arahnya ke tenggara, sedangkan angin lapisan atas pada 5 kilometer di 17.000 kaki anginnya mengarah dari barat laut dan utara menuju ke tenggara dan selatan.

"Secara seismik tremor vulkanik menerus. Terdengar suara gemuruh lemah hingga keras dan terlihat sinar api di puncak kawah. Hujan abu hitam jatuh di sekitar Pos Pengamatan Gunung Raung yang berjarak 14 kilometer arah tenggara dari gunung. Status tetap Siaga dan radius di dalam tiga kilometer tidak boleh ada aktivitas masyarakat," jelas Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilisnya yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (11/7).

Diungkapkan Sutopo, terjadi hujan abu tipis di Kecamatan Songgon, Sempu, Kalibaru, Rogojampi, Licin, Kalipuro, Wongsorejo, Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Ribuan masker telah dibagikan kepada masyarakat.

"Hingga saat ini masyarakat belum perlu mengungsi. Kondisi masyarakat normal. BPBD Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo sudah menyiapkan upaya kesiapsiagaan dan antisipasi jika terjadi kenaikan aktivitas Gunung Raung," terangnya.

Sementara itu, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih sangat aktif. Hingga Sabtu (11/7) siang tercatat 45 gempa guguran, tremor menerus, dan pertumbuhan kubah lava masih tinggi.

Status Awas (level IV). Radius 7 kilometer di sektor tenggara-selatan dan 6 kilometer di sektor timur dari puncak kawah harus dikosongkan. Pengungsi saat ini 10.644 jiwa (3.149 KK) dari 11 desa yang berada di 10 pos pengungsian.

Selain itu juga ada 6.179 jiwa (2.053 KK) dari 7 desa berada di hunian sementara sambil menunggu relokasi. Bupati Karo telah memperpanjang Status Tanggap Darurat pada 7 Juli - 10 Agustus 2015.

"Erupsi Gunung Raung dan Gunung Sinabung belum dapat diprediksi kapan berakhir," kata Sutopo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon