Arus Mudik, Polri Kuatkan Pasukan di Jabar dan Jateng
Selasa, 14 Juli 2015 | 07:48 WIB
Jakarta - Untuk menangani arus mudik di Pulau Jawa, Mabes Polri telah melakukan berbagai langkah dan upaya penguatan pasukan. Penguatan pasukan terutama dilakukan di Jawa Barat dan Jawa Tengah karena titik krusial di pintu masuk dan pintu keluar tol berada di dua provinsi tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen (Pol) Anton Charliyan.
"Titik krusial ada di pintu masuk dan keluar tol. Dimanapun itu baik di pintu tol masuk Cikampek, Padalarang dan Cipali," ujar Anton, saat ramah tamah dengan wartawan di Jakarta, Senin (13/7) malam.
Saat ini Polri baru menurunkan sepertiga kekuatan. Pada H-3 dan H+3 hal itu akan lebih dikuatkan lagi, nantinya akan diturunkan mobil patroli di jalan tol tersebut setiap 500 meter.
"Untuk titik-titik kemacetan yang parah seperti di Nagrek dan Pejagan akan ditempatkan personel polri setiap 200 meter," kata Anton.
Dia pun mengimbau kepada para pemudik untuk waspada menjaga keselamatan dan menghindari kecelakaan terutama pada pemudik yang mengunakan kendaraan bermotor roda dua. "Kami akan menyiapkan tempat-tempat peristirahatan yang memiliki dokter, tukang pijat, psikolog, bengkel dan hal-hal lain yang bisa meringatkan para pemudik," ujarnya.
Untuk tingkat arus mudik diperkirakan mengalami kenaikan pesat pada H-3. Tingkat kecelakaan menurut Anton diperkirakan meningkat 19-22 persen.
"Ini penelitian yang kami lakukan bersama Kementerian Perhubungan, bisa terjadi karena volume kendaraan yang juga meningkat setiap tahunnya," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




