Kiat agar Bebas Nyeri Otot Selama Perjalanan Mudik

Selasa, 14 Juli 2015 | 14:17 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Ratusan kendaraan pemudik antre di pintu keluar gerbang tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 14 Juli 2015 dini hari.
Ratusan kendaraan pemudik antre di pintu keluar gerbang tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 14 Juli 2015 dini hari. (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta - Duduk berjam-jam dalam kendaraan selama perjalanan mudik berpotensi membuat otot menjadi kaku. Kondisi tersebut pada akhirnya bisa menimbulkan rasa nyeri, yang dapat mengganggu kenyamanan perjalananan mudik.

Agar otot tidak menjadi kaku, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Indonesia Sports Medicine Center (ISMC) Andi Kurniawan mengingatkan, untuk selalu melakukan peregangan otot, minimal setiap dua jam selama 1-2 menit.

"Usahakan agar tetap bergerak supaya otot tidak menjadi kaku. Kalau memungkinkan, bisa dengan berjalan-jalan di lorong kereta. Tetapi kalau menggunakan mobil atau bus, peregangan ringan juga bisa dilakukan di tempat duduk," ujar Andi di Jakarta, Selasa (14/7).

Prinsip peregangan yang dilakukan selama perjalanan mudik, menurutnya, sama seperti ketika melakukan peregangan di tempat kerja. Gerakan sederhana yang bisa dilakukan seperti mengangkat kaki atau membungkukkan badan ke arah depan.

"Kalau menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya menepi di tempat-tempat peristirahatan setiap dua atau tiga jam. Lakukan peregangan sederhana atau dengan berjalan kaki sebentar," ujarnya.

Andi mengingatkan untuk tidak memakai alas kaki yang sempit atau terlalu kecil, agar aliran darah menjadi lancar sehingga tidak mudah lelah dan pegal-pegal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon