Erupsi Raung, Penerbangan ke Juanda Dialihkan ke Bali
Kamis, 16 Juli 2015 | 16:17 WIB
Sidoarjo - Penerbangan menuju ke Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), dialihkan ke Denpasar, Bali, terkait erupsi Gunung Raung (3.332 mdpl).
General Manager PT Angkasa Pura I Juanda, Yanus S, mengatakan, untuk penerbangan yang sudah dekat dengan Bandara Juanda terpaksa dialihkan ke Denpasar Bali.
"Selain Bali, penerbangan juga dialihkan ke Balikpapan dan juga ke Yogyakarta, karena Bandara Juanda sedang ditutup akibat erupsi Gunung Raung tersebut," katanya, Sidoarjo, Kamis (16/7).
Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan berapa jumlah maskapai yang penerbangannya harus dibatalkan akibat erupsi Gunung Raung ini.
"Untuk sementara, sekitar 140 penerbangan yang sudah masuk dalam data kami, di antaranya dari Lion Grup, Garuda Grup dan juga dari Sriwijaya Grup. Sementara, kami juga masih menunggu konfirmasi dari maskapai lain, seperti Citilink dan yang lainnya," katanya.
Sementara itu, Humas PT Angkasa Pura I Juanda Surabaya, Liza Anindya, menyatakan untuk jumlah penerbangan yang melalui Bandara Juanda hari ini sebanyak 83 penerbangan dan untuk kedatangan dengan jumlah penumpang sebanyak 14.000 penumpang.
"Sementara itu, untuk yang masih terparkir dan belum bisa berangkat sekitar 90 penerbangan, dengan jumlah penumpang sekitar 8.000 penumpang," katanya.
Terkait dengan kerugian bandara akibat penutupan ini, dirinya menyatakan masih belum menghitung berapa jumlahnya.
"Untuk kerugian memang ada, namun kami belum mendata berapa jumlahnya. Tetapi akibat penutupan ini kami membebaskan biaya progresif parkir pesawat di bandara. Tentu, nyawa lebih berharga," katanya.
Sebelumnya, Bandara Internasional Juanda terpaksa ditutup sejak pukul 13.30 WIB - 19.30 WIB menyusul adanya erupsi Gunung Raung itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




