Salat Idul Fitri, Masjid Sunda Kelapa Hadirkan Imam dari Yaman
Kamis, 16 Juli 2015 | 22:24 WIB
Jakarta - Masjid Agung Sunda Kelapa akan mendatangkan Syekh Essam Al-Mizjaji dari Yaman yang bertindak sebagai imam dalam salat Idul Fitri yang jatuh pada Jumat (17/7) besok.
"Kami sengaja datangkan imam dari Timur Tengah sebagai bentuk inovasi, bagian pelayanan kami pada jemaah. Supaya ada perasaan salat di Mekah atau Madinah," kata Sekretaris Eksekutif Masjid Agung Sunda Kelapa Izzudin Syamma di Jakarta, Kamis (16/7).
Saat ditemui di masjid yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat, itu, ia menjelaskan bahwa dengan adanya imam salat dari Yaman diharapkan mampu memberikan suasana yang serupa dengan melaksanakan salat di Timur Tengah.
"Sedangkan untuk khatibnya adalah Pak Nazarudin Umar. Beliau mantan wakil menteri Aaama. Untuk rangkaian acaranya, akan dimulai pada pukul 06.00 (WIB) hingga selesai," ujar Izzudin memaparkan.
Selain menghadirkan imam salat Idul Fitri, Masjid Agung Sunda Kelapa juga sudah mendatangkan imam asing lainnya untuk memimpin salat tarawih, yaitu Syekh Abdulaziz Al-Ariqi yang juga berasal dari Yaman.
"Alhamdulillah jemaah suka dengan adanya imam dari luar. Walaupun belum bisa ke sana, tapi mereka merasa seperti salat di Mekkah atau Madinah," imbuhnya.
Untuk pelaksanaan salat Idul Fitri sendiri, pihak Masjid Agung Sunda Kelapa telah melakukan sejumlah persiapan fisik untuk melaksanakan kegiatan ibadah tersebut.
Ia menjelaskan, persiapan tersebut antara lain pembersihan lokasi ibadah, baik di area lapangan sekitar dan dalam masjid, pengecekan sound system, kelengkapan alat salat, hingga keamanan area masjid.
"Untuk jemaah laki-laki salatnya di lapangan yang berada di sisi selatan masjid, sedangkan jemaah wanita di dalam dan di lantai dua masjid," tuturnya menjelaskan.
Masjid Agung Sunda Kelapa merupakan bangunan ibadah bagi umat muslim yang dibangun pada tahun 1968 dan diresmikan pada 31 Maret 1971 oleh Gubernur DKI Jakarta yang menjabat pada saat itu yaitu Ali Sadikin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




