Sintya Hanya Makan Mie Instan Selama Diculik
Selasa, 21 Juli 2015 | 16:27 WIB
Jakarta - Bocah perempuan Sintya Hermawan (6) yang telah berhasil ditemukan setelah diculik, mengaku tinggal bersama dua orang laki-laki yang dipanggilnya "om" saat diculik di kawasan Bekasi Barat. Ia hanya diberi makan mie instan dan telur selama berada di sana.
"Saya cuma dikasih mie instan sama telur. Rumahnya sempit. Omnya jelek," tutur Sintya polos saat ditanya petugas kepolisian di Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (21/7).
Sejauh ini, Sintya mengaku tidak mendapat tindakan kekerasan dari pelaku.
Sementara itu Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur, Kompol Endang Sri Lestari mengungkapkan, Sintya dapat kembali ke rumah orangtuanya di kawasan Condet, Jakarta Timur, setelah diantar dengan taksi pada pagi tadi. Sintya diantar dalam kondisi sehat dan belum menunjukkan trauma. "Kondisi Sintya saat kembali ke rumah cukup baik. Sehat dan ceria," jelasnya.
Endang menambahkan, perlu pendekatan khusus saat pemeriksaan psikologi kondisi Sintya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Usai menjalani pemeriksaan, Sintya kemudian diajak jalan-jalan sebagai upaya trauma healing yang dilakukan pihak kepolisian. Menurutnya, untuk meminta keterangan dari bocah tersebut mesti bertahap dan tidak bisa langsung ditanya soal penculikan tersebut. "Mesti pelan-pelan dulu, tidak bisa langsung (ditanya)," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




