Hasil Visum Sintya Tidak Ada Tindak Kekerasan
Selasa, 21 Juli 2015 | 17:22 WIB
Jakarta - Hasil visum yang dilakukan pada bocah perempuan, Sintya Hermawan (6) di RS Polri Kramar Jati Jakarta Timur menunjukan, tidak ada kekerasan maupun tindakan asusila yang dilakukan oleh pelaku.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Umar Faroq menjelaskan, saat ini yang dilakukan pihak kepolisian adalah pemulihan psikis.
"Hasil sementara tidak ada masalah kesehatan, tinggal mengembalikan traumatik dari korban. Korban dibawa ke mall Giant di Bekasi untuk jalan-jalan," ujar Umar, Selasa (21/7).
Menurutnya, perlu penanganan yang berbeda untuk kasus korban kejahatan anak-anak dan orang dewasa. Ia menyebutkan, apa yang diminta korban mesti dituruti. Pasalnya selama tiga hari penculikan kemarin Sintya tidak diperlakukan sebagaimana anak-anak seharusnya.
"Sintya kan disekap, tidak bisa main, makanya kita bilang ke orang tua supaya sekarang diperlakukan baik-baik, apa yang diminta dituruti. Seperti sekarang dia minta dibelikan sepatu roda ya dikasih," jelasnya.
Umar mengaku telah mengetahui identitas pelaku penculikan. Ia meminta pada pelaku agar segera menyerahkan diri. "Bila pelaku itu memiliki itikad baik, jusru bisa meringankan putusan hakim," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




