Peserta Piala Kemerdekaan Belum Serahkan Nama Skuat
Rabu, 22 Juli 2015 | 07:51 WIB
Jakarta - Anggota Tim Transisi Pokja Komunikasi Cheppy T. Wartono mengatakan peserta Piala Kemerdekaan hingga Selasa (21/7) yang terdiri dari 24 klub belum menyerahkan nama-nama skuat pemainnya.
"Memang sudah kurang sekitar 9 hari lagi. Tapi klub belum juga ada yang masuk. Kami memang beri batas waktu sampai seminggu sebelum kick off turnamen," kata Cheppy di Jakarta.
Menurut Cheppy, pihaknya telah melakukan komunikasi dan klub-klub memberikan kepastian nama-nama skuat mereka di pekan ini. Melihat jadwal libur lebaran dan cuti bersama, besar kemungkinan, baru Rabu (22/7), klub-klub akan aktif menjalani kegiatannya kembali.
Ia meyakini klub akan memenuhi persyaratan secepatnya. Sebab, mereka saat dihubungi juga mengaku banyak yang akan memulai persiapan baru-baru ini. Kemungkinan pihak klub akan melihat terlebih dahulu kualitas pemainnya, baru memutuskan siapa yang akan digunakan.
Sementara Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) berencana melakukan verifikasi terhadap event organizer (EO) yang akan menjadi pelaksana Piala Kemerdekaan 2015. Rencana itu menyusul tak adanya promotor di turnamen versi pemerintah itu.
Sekjen BOPI Heru Nugroho menjelaskan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Menurutnya, berkas promotor dipastikan tak akan pernah ada karena tim transisi membentuk panitia nasional yang berfungsi menunjuk EO.
"Kami tidak menunggu promotor karena tim transisi berinisiatif menjalankan turnamen itu dengan melakukan penunjukan terhadap EO," ungkap Heru.
Ia menegaskan, hal itu harus dilakukan agar jika nantinya di tengah jalan muncul masalah, maka ada pihak yang bertanggung jawab. Sama seperti niat awal dengan adanya verifikasi promotor, verifikasi EO ini untuk menjamin bahwa tak akan ada masalah dengan hak pemain yang merupakan kewajiban klub selama turnamen berjalan.
"Kalau ada apa-apa di tengah jalan, harus ada yang jadi jaminan. BOPI pun telah menunggu berkas promotor hingga Selasa (21/7). Tapi, pemberian waktu tambahan sehari dari batas penyerahan nama promotor pada Senin (20/7) ternyata tak dipenuhi oleh Tim Transisi," ucap dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




