Arus Balik, Dishub DKI Kesulitan Data Para Penumpang

Rabu, 22 Juli 2015 | 08:13 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Sejumlah penumpang yang kembali dari kampung halamannya usai mudik tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur
Sejumlah penumpang yang kembali dari kampung halamannya usai mudik tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur (BeritaSatu.com/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta - Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta mengaku kesulitan untuk mendata para penumpang pada arus balik lebaran 2015. Hal tersebut dikarenakan para penumpang yang kembali ke Jakarta tercecer atau tidak semua turun di terminal milik DKI.

Hal itu dikatakan Kepala Dishubtrans DKI, Andri Yansyah, Rabu (22/7) di Balai Kota. Meskipun demikian, pihaknya tetap menyiapkan armada untuk dapat mengakomodasi para penumpang yang hendak kembali ke Ibu Kota.

"Tren arus baliknya masih sama (seperti tahun sebelumnya). Tapi arus balik ini berceceran, kalau mudik kan jelas. Jadi penumpang turunnya berceceran tidak masuk ke terminal, sehingga yang turun di terminal hanya sedikit," kata Andri.

Andri mengatakan, DKI sendiri menjadi titik tolak arus balik atau transit menuju ke beberapa daerah. Misalnya, Lampung, Palembang, dan daerah-daerah luar Jawa lainnya.

"Nanti siang diperkirakan arus balik menjadi puncaknya karena saya dapat info di Pantura dan Cipali macet. Tadinya kami perkirakan malam hari," katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, pihaknya tidak menutup Jakarta bagi para pendatang baru. Namun, pihaknya hanya akan menerima dan memberikan KTP DKI kepada mereka yang punya pekerjaan dan keahlian serta tempat tinggal yang layak.

"Yang penting tidak boleh tinggal di rumah-rumah sewa. Kalau kamu tidak ada pekerjaan, tidak ada rumah, maka tidak dapat KTP DKI," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon