Korban Penculikan di PGC Diduga Dihipnotis

Rabu, 22 Juli 2015 | 16:03 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Sintya Hermawan (kanan).
Sintya Hermawan (kanan). (BeritaSatu.com/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta - Bocah perempuan, Sintya Hermawan (6), yang sempat diculik di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur, mengaku tak mengenal pria yang membawanya.

Namun, dalam rekaman kamera pengawas atau CCTV, anak itu seperti menurut mengikuti pelaku.

"Iya, anak nurut saja. Kami duga ada modus-modus gendam (hipnotis). Kalau diiming-imingi sesuatu, sementara tidak," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/7).

Dikatakan Iqbal, berdasarkan keterangan orang tua dan korban, mereka tidak menggenal terduga pelaku.

"Sampai sejauh ini hasil penyelidikan, pengumpulan alat bukti, keterangan korban tidak kenal sama sekali," ujarnya.

Ia menyampaikan, polisi saat ini masih menyelidiki dan memburu pelaku. Jika tertangkap, pelaku terancam dijerat Pasal 328 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun bui.

"Unsur penculikan tetap terbukti, karena sudah lebih dari 1x24 jam, beberapa hari. Walaupun tidak ada tanda kekerasan, tapi unsur terpenuhi," katanya.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku, diharapkan dapat memberikan informasi ke kantor polisi terdekat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon