"Rights Issue", Berlina Targetkan Himpun Dana Rp 150 Miliar

Kamis, 23 Juli 2015 | 21:11 WIB
NA
WP
Penulis: Nuriy Azizah | Editor: WBP
(beritasatu.com)

Jakarta- PT Berlina Tbk (BRNA) bakal menggelar penawaran umum terbatas (PUT) II dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Melalui aksi korporasi ini, emiten pengolah bijih plastik tersebut membidik dana segar sebesar Rp 149,93 miliar.

Berlina akan melepas 256,28 juta saham dengan nominal Rp 50 atau setara dengan 27,08 persen modal ditempatkan dan disetor. Adapun harga pelaksanaan dipatok sebesar Rp 585. "Setiap pemegang saham lama berhak atas 13 HMETD, dimana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru," ungkap manajemen melalui prospektus yang dirilis Kamis (27/3).

Adapun PT Dwi Satrya Utama selaku pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 51,42 persen bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer). Dwi Satrya Utama akan melaksanakan haknya untuk membeli sebanyak 14,6 juta saham. Sedangkan dilusi dalam PUT II tersebut tercatat maksimal 27,08 persen. Diketahui, saham BRNA yang diperdagangkan publik tercatat 41,37 persen. Sisanya sebesar 7,21 persen saham Berlina dimiliki oleh Lisjanto Tjiptobiantoro selaku Presiden Komisaris Berlina.

Lebih jauh, diungkapkan dana right issue akan dialokasikan untuk ekspansi di pabrik existing dan modal kerja. Untuk pengembangan usaha, perseroan bakal menggunakan sekitar 70 persen atau setara dengan Rp 104,95 miliar. Perseroan akan membeli mesin produksi serta memperluas ruang produksi, kantor, dan gudang. Sementara 30 persen untuk modal kerja antara lain pembelian material utama dan pendukung, suku cadang, gaji, dan biaya operasional lainnya.

Perseroan terlebih dahulu akan meminta restu pemegang saham pada rapat umum saham luar biasa (RUPSLB) 1 September 2015. Jika disetujui, perseroan dapat memuluskan rencananya dan memulai perdagangan HMETD pada 15 – 21 September 2015. Untuk selanjutnya, saham akan didistribusikan pada 17 September.

Sepanjang kuartal I-2014, Berlina membukukan laba bersih sebesar Rp 9,1 miliar atau turun 49,3 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 17,95 miliar. Sedangkan, penjualan bersih turun 4,03 persen menjadi Rp 297,25 miliar dari kuartal pertama 2014 sebesar Rp 309,75 miliar.

Penjualan botol plastik, sikat gigi dan mould tercatat memiliki kontribusi terbesar terhadap total penjualan yakni 76,77 persen atau setara Rp 228,21 miliar. Sisanya sebesar Rp 69 miliar disumbangkan dari penjualan lamintaing dan plastik tube Sedangkan, return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing tercatat 0,69 persen dan 2,48 persen. Adapun, debt to equity ratio (DER) tercatat sebesar 2,6 kali.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon