Turnamen Piala Kemerdekaan Digelar di 6 Kota

Sabtu, 25 Juli 2015 | 00:22 WIB
HS
JS
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: JAS
Menpora Imam Nahrawi (kanan) didampingi Staf Presiden Bidang Komunikasi Teten Masduki (kiri) memaparkan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo terkait kisruh PSSI di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 8 Juni 2015.
Menpora Imam Nahrawi (kanan) didampingi Staf Presiden Bidang Komunikasi Teten Masduki (kiri) memaparkan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo terkait kisruh PSSI di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 8 Juni 2015. (Antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta - Anggota Pokja Kompetisi Tim Transisi, Tommy Kurniawan, mengatakan rencananya turnamen yang diikuti oleh tim Divisi Utama akan dilaksanakan secara serentak di enam kota.

Ada 24 tim yang akan bersaing menjadi yang terbaik. Tim tersebut terbagi atas empat grup. Grup A akan dipertandingkan di Medan Sumatera Utara, Grup B di Serang dan Cilegon, Grup C di Solo dan Yogyakarta serta Grup D di Madiun, Jawa Timur.

Sementara untuk permintaan dari Menpora terkait terobosan baru masih akan dipelajari karena hal ini demi peningkatan sistem persepakbolaan nasional.

"Semuanya masih dipelajari. Kemungkinan besar saran dari Menpora baru akan diaplikasikan pada turnamen selanjutnya. Untuk tiket akan menggunakan sistem gelang dan tiap pertandingan beda warna," ungkapnya di kantor Kempora, Jumat (24/7).

Khusus untuk harga tiket, kemungkinan besar akan seragam yaitu Rp 20 ribu. Bahkan desain tiket dengan perhitungan pajak saat ini sudah dihitung. Terkait dengan izin keramaian, baru akan dilakukan. Sesuai dengan rencana, pengurusan baru dilakukan pekan depan.

Sementara itu, Sekjen BOPI Heru Nugroho mengatakan secara formal Tim Transisi belum menyerahkan dokumen calon operator untuk diverifikasi. Kemungkinan dokumen yang dibutuhkan baru akan diserahkan kepada BOPI pekan depan.

"Beberapa hal yang harus dipenuhi, yaitu penentuan format turnamen, perjanjian antara kerja sama dengan klub tentang perjanjian soal hadiah dan match fee, serta, tentang disiplin pertandingan, reward, dan punishment," ungkap dia.

Karena Piala Kemerdekaan sebatas turnamen, lanjut Heru, BOPI memberikan kewenangan bagi promotor untuk melakukan verifikasi klub peserta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon