BMKG: Kekeringan di Bogor Diprediksi Hingga September
Sabtu, 25 Juli 2015 | 10:40 WIB
Bogor - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga menyatakan, kekeringan yang terjadi di Bogor diprediksi akan berlangsung lama, yaitu hingga September 2015.
"Hal ini dipengaruhi El Nino di Samudera Pasifik bagian tengah. Berdasarkan pantauan citra satelit milik BMKG, nampak kumpulan awan di atas laut Jawa, terutama Jawa Barat, tidak berpotensi menghasilkan hujan," kata Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga, Dedi Sucahyono, Bogor, Sabtu (25/7).
Dedi juga memperkirakan, kekeringan yang saat ini terjadi belum memasuki puncaknya, sebab puncak kekeringan untuk wilayah Bogor diprediksi berlangsung Oktober hingga September. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat maupun instansi terkait untuk bersiap-siap dan melakukan langkah antisipasi.
"Untuk titik-titik kekeringan terburuk berada di Cibumbulang, Katulampa, Dramga, Ciriung, Cariu, dan Cikasungka. Suhu rata-rata pada siang hari bisa mencapai 33 derajat Celsius atau di atas rata-rata suhu Bogor pada musim kemarau, yang mencapai 29-30 derajat Celsius," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




