Armada Kapal Cadangan Palembang-Bangka Tak Diturunkan
Minggu, 26 Juli 2015 | 08:19 WIB
Palembang - Armada kapal cadangan yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api Api Palembang ke Pulau Bangka pada arus balik Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriah/2015 Masehi tidak diturunkan.
"Enam kapal ferry yang dioperasikan secara reguler selama ini cukup untuk melayani pemudik yang menggunakan angkutan laut ini sehingga tidak perlu diturunkan atau dioperasikan kapal cadangan," kata petugas Pelabuhan Tanjung Api Api Zulkarnain di Palembang, Minggu (26/7).
Menurut dia, secara umum pelayanan kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran 2015 berjalan dengan baik. Tidak ada satu pun penumpang dan kendaraan yang akan menyeberang dari Palembang ke Bangka dan sebaliknya yang terlantar di pelabuhan.
Berdasarkan data, lonjakan penumpang terjadi pada 22 Juli atau lima hari setelah Lebaran (H+5) dengan jumlah penumpang yang diseberangkan dari Palembang ke Bangka mencapai 882 orang. Untuk kendaraan pribadi roda empat lonjakan terjadi pada H+3 sebanyak 197 kendaraan.
Sementara itu arus balik Lebaran di Pelabuhan Kapal Cepat Boom Baru Palembang, sejak H+1 hingga Minggu cukup aman, tertib, dan lancar.
"Tidak ada kendala dalam proses pelayanan penumpang saat keberangkatan maupun kedatangan kapal cepat dari Palembang ke Bangka dan sebaliknya pada arus balik Lebaran sekarang ini," kata petugas Pos Penjagaan Terminal Penumpang Pelabuhan Boom Baru Apran.
Menurutnya, pelayanan kepada pengguna jasa angkutan laut ini tidak ada kendala, semua penumpang bisa terangkut dengan empat armada kapal cepat yang disiapkan melayari rute Palembang-Muntok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Jumlah penumpang yang akan ke Pulau Bangka pada arus balik Lebaran tahun ini belum mengalami lonjakan atau masih berada pada posisi 80 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia, meskipun dalam dua hari terakhir ini terjadi sedikit peningkatan dibandingkan sebelumnya.
"Dalam dua hari terakhir penumpang kapal cepat yang diberangkatkan dari pelabuhan ini berkisar 400 hingga 500 penumpang, kondisi ini diperkirakan hingga masa arus balik berakhir tidak akan terjadi lonjakan berarti," ujarnya.
Sementara itu penumpang pada arus balik kedatangan kapal cepat dari Pelabuhan Muntok, Bangka Belitung, ke Pelabuhan Boom Baru Palembang, beberapa hari ini masih tergolong sepi.
Meskipun tidak terjadi lonjakan penumpang sebagaimana di pelabuhan lain, pihaknya tetap berupaya melakukan persiapan maksimal agar kegiatan pelayanan kepada masyarakat pada arus balik ini berjalan dengan baik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




