Tahanan Lapas Bulak Kapal Bekasi Tewas Gantung Diri

Minggu, 26 Juli 2015 | 12:17 WIB
MN
B
Penulis: Mikael Niman | Editor: B1
Ilustrasi gantung diri
Ilustrasi gantung diri (Istimewa)

Bekasi - Petugas Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Klas II Bulak Kapal, Kota Bekasi, Jawa Barat, menemukan seorang tahanan gantung diri di ruangan isolasi pada Sabtu (25/7) sore.

Diketahui, tahanan yang tewas gantung diri dengan menggunakan kain ini bernama Franky Hardianto Siahaan, 26 tahun.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Iptu Karsan, mengatakan pihaknya masih menyelidiki peristiwa ini bersama anggota Polresta Bekasi Kota.

"Korban telah dibawa RSUD untuk autopsi dan kami masih selidiki kasusnya," ujar Karsan, Minggu (26/7).

Dia menjelaskan, korban melakukan aksinya bukan di tempat dirinya ditahan melainkan di ruang isolasi, yakni ruangan bagi tahanan yang bermasalah.

"Dirinya melakukannya bukan di ruang tempatnya ditahan tapi di ruang isolasi," ujarnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan Franky yang merupakan tahanan kasus penganiayaan dipindahkan oleh petugas Lapas ke ruang isolasi karena bermasalah di dalam Lapas. Dia membuat keributan di dalam Lapas.

"Dirinya dipindahkan ke ruang isolasi karena berbuat onar atau mengamuk dan diduga stres hingga petugas memasukannya ke ruang tersebut," katanya.

Diketahui, Franky merupakan tahanan dari Polsek Bantargebang, Polresta Bekasi Kota dengan kasus Penganiayaan yang dijerat Pasal 351 KUHP. Namun, kasusnya ini dari kepolisian Bantargebang telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bekasi.

Status penahanan dirinya merupakan titipan Kejaksaan sejak tanggal 7 hingga 26 Juli 2015.

Korban merupakan warga Perumahan Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustikajaya Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon