Gubernur Kaltim Pertegas Komitmen Batasi Ekspor Batubara
Rabu, 29 Juli 2015 | 20:03 WIB
Jakarta - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Farouk, menegaskan komitmennya untuk membatasi ekspor batubara sebagai upaya penyelamatan sumber daya alam Indonesia.
Untuk diketahui, Kaltim merupakan produsen batu bara terbesar di Indonesia. Tahun 2014 lalu, jumlah produksi batu bara di daerah ini mencapai 155,6 juta ton.
"Kami sudah batasi agar tidak ada lagi ekspor batubara. Semua batubara harus diolah di dalam negeri, sehingga nilai tambahnya bisa dinikmati bangsa Indonesia sendiri," ujar Awang Farouk di Pertemuan Tingkat Tinggi Satuan Tugas Gubernur untuk Iklim dan Hutan (GCF) di Jakarta, Rabu, (29/7).
Selain itu, kata dia, pihaknya terus berupaya memprioritaskan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), melihat adanya potensi EBT yang cukup besar di Kaltim.
"Energi baru dan terbarukan ini akan terus kami kembangkan, seperti biogas, hingga pemanfaatan limbah sawit untuk pembangkit listrik rakyat," tambah Awang Farouk.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




