Din Syamsuddin Ingin Muktamar Muhammadiyah Jadi Muktamar Teladan
Senin, 3 Agustus 2015 | 14:48 WIB
Makassar - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menginginkan Muktamar ke-47 Muhammadiyah menjadi muktamar teladan, tidak hanya untuk umat muslin, tetapi untuk seluruh dunia.
"Muktamar adalah ajang silaturahim di antara kita untuk kita menjalin temali hati, dari seluruh kelurga besar Muhammadiyah dan simpatisannya yang datang dari berbagai latar belakang, baik suku, profesi dan lain-lain," ujar Din, saat memberikan sambutan di acara pembukaan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di lapangan Karobesi, Makassar, Senin (3/8).
Pembukaan muktamar ini dihadiri Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana Widodo. Sejumlah menteri Kabinet Kerja juga turut hadir, di antaranya Menko Polhukam Tedjo Purdjiatno, Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi, Mendikbud Anis Baswedan, Menteri Agama Lukman Hakim Syafuddin.
Selain itu hadir juga Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasim Limpo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono, politisi PKS Hidayat Nur Wahid.
Din mengimbau kepada seluruh peserta muktamar, baik Muktamar ke-47 Muhammadiyah maupun Muktamar Seabad Aisyiyah agar menjaga situasi sehingga muktamar bisa berjalan lancar, berkualitas, elegan dan bermartabat.
Dengan tema muktamar "Dakwah Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan", menurut Din, Muhammadiyah mengukuhkan sikap, pandangan dan komitmennya terhadap Indonesia tercinta.
"Negara Indonesia ikut didirikan oleh Muhammadiyah. Muhammadiyah terlibat bahkan jauh sebelum negara ini hadir, yang telah melahirkan tokoh-tokoh nasional termasuk antara lain pendiri TNI Jenderal Sudirman, proklamator Bung Soekarno dan masih banyak lagi," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




