Said Aqil Siroj Optimistis Kembali Terpilih Jadi Ketum PBNU
Senin, 3 Agustus 2015 | 22:09 WIB
Jombang - Ketua Umum (Ketum) Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, mengaku dirinya optimistis akan kembali terpilih sebagai ketum dalam pemilihan Dewan Tanfidz di Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur.
Meski demikian, Said menyatakan dirinya sangat siap terpilih atau tidak terpilih. Keinginannya untuk maju kedua kali semata-mata disebabkan ingin melanjutkan program kerjanya yang masih banyak belum terwujud.
"Saya selalu optimistis, tidak pernah pesimistis. Sejak saya merantau ke luar negeri selama 13 tahun, saya selalu optimistis. Lha dulu saya bukan apa-apa, hingga kemudian menjadi seperti ini. Ini karena, saya selalu optimistis," kata Said dalam jumpa pers di Media Center Muktamar, di utara Alun-alun Jombang, Senin (3/8) sore.
Said juga menegaskan tidak akan pernah mundur dalam perebutan ketua umum PBNU itu. "Saya tidak pernah mengatakan akan mundur. Saya siap menang dan siap kalah. Kalau toh di luar mencuat isu bahwa saya mundur, itu bukan dari saya," tegas Said sambil menambahkan, bahwasanya ia tidak pernah memikirkan sosok Rais Aam yang akan memimpin NU di posisi syuriah.
"Saya siap maju dengan siapa saja Rais Aam-nya. Saya tidak pernah menyatakan maju dengan paket (Rais Syuriah) tertentu," tandasnya sambil berulang kali menyatakan dirinya hanya berharap dapat dipilih kembali oleh muktamirin pada posisi Ketum Tanfidziyah, bukan posisi yang lain.
"Jadi, pemilihan Rais Aam itu, maqom-nya para kiai, ulama. Bukan saya," tegas Said yang menampik tudingan usulan pasal 19 pada rantib muktamar yang ditolak muktamirin dalam proses pemilihan Rais Aam, bukan dimaksudkan untuk menjegal kandidat lain.
Disinggung pascaselesainya pembahasan rancangan tata tertib (Rantib) Muktamar, Senin siang, Said menyatakan, agenda sidang komisi-komisi yang sempat tertunda satu hari, akan bisa dimaksimalkan sebagaimana mestinya, karena draftnya sudah dibuat mendekati sempurna.
"Ya, tinggal menambah di sana-sini manakala ada tambahan. Itu (materi sidang yang dibahas di komisi-komisi) sudah kita persiapkan semua. Tinggal nggedok jika tidak ada tambahan usulan yang disetujui muktamirin di sidang pleno nanti," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




