Hari Ketiga, Pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah Tertib

Rabu, 5 Agustus 2015 | 08:25 WIB
MS
B
Penulis: M Kiblat Said | Editor: B1
Spanduk besar terbentang di depan Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan menyambut peserta Muktamar Muhammadiyah ke-47 yang berlangsung di kamopus tersebut, 3 - 7 Agustus 2015, muktamar ini mengusung tema, Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan.
Spanduk besar terbentang di depan Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan menyambut peserta Muktamar Muhammadiyah ke-47 yang berlangsung di kamopus tersebut, 3 - 7 Agustus 2015, muktamar ini mengusung tema, Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan. (Suara Pembaruan/M Kiblat Said)

Jakarta - Memasuki hari ke tiga masa persidangan Muktamar ke-47 Muhammadiyah, Rabu (5/8), suasana kekeluargaan antarmuktamirin semakin erat. Dalam muktamar yang berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah, Makassar, Sulawesi Selatan itu tidak ada riak-riak atau gesekan untuk menonjolkan masing-masing kandidat yang dijagokan, tidak ada kampanye atau pengarahan massa pendukung, semua berjalan dengan aman dan tertib.

"Ini Muhammadiyah, demokrasi organisasinya sudah sangat matang dan tidak ada gontok-gontokan atau pemaksaan kehendak untuk menyampaikan aspirasi," kata Suyatno, muktamirin asal Jawa Timur.

Seperti diketahui, pada sidang hari ketiga Muktamar ke-47 Muhammadiyah, Rabu (4/8), akan menentukan 13 nama calon Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah dari 39 kandidat yang terpilih sebelumnya dalam sidang tanwir. Hari ini 2.563 muktamirin akan mengerucutkan jumlah kandidat tersebut dan memilih 13 calon pimpinan Muhammadiyah. Selanjutnya, 13 calon itu akan berembuk menentukan Ketum PP Muhammadiyah periode 2015-2020.

Sementara itu, suasana di Kota Makassar selama muktamar cukup ramai dan padat. Puluhan bus pengangkut peserta memenuhi lokasi city tour, pusat perbelanjaan oleh-oleh khas, restoran dan rumah makan. Panitia membuka arena bazaar di Monumen Mandala Pembebeasan Irian Barat. Peserta dan penggembira muktamar dari kalangan organisasi Aisyiah, organisasi pemuda, pelaku usaha binaan Muhammadiyah dan para pedagang cindera mata memanfaatkan arena tersebut untuk menggelar dagangannya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon