Turunnya Permintaan Batu Akik di Bengkulu Dinilai Hanya Sesaat

Kamis, 6 Agustus 2015 | 20:50 WIB
U
B
Penulis: Usmin | Editor: B1
Ilustrasi Batu Akik
Ilustrasi Batu Akik (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Bengkulu - Pemerhati batu akik sekaligus calon Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, menilai penurunan permintaan batu akik di wilayah Bengkulu hanya bersifat sementara saja. Sebab, di beberapa daerah di Tanah Air permintaan batu akik masih tinggi.

"Saya kira berkurangnya peminat batu akik di Bengkulu, hanya (bersifat) sementara saja. Akan tetapi, para perajin batu akik harus dapat menyiasati hal ini agar pendapatan mereka tetap tinggi," kata Ridwan saat mengunjungi pameran batu akik di komplek TVRI Bengkulu, Kamis (6/8).

Ridwan mengatakan, dengan disiasati, maka peminat batu akik di Bengkulu akan kembali meningkat. Misalnya, batu akik yang dibuat harus rapi dan menarik. Demikian pula pengikatnya juga menarik, sehingga orang akan tertarik membelinya.

Batu akik di Bengkulu, katanya cukup menarik dan banyak peminatnya di luar, terutama Red Raflesia dan jenis lainnya.

"Jadi, perajin batu akik di Bengkulu tak perlu kecewa karena permintaan sedikit menurun, tapi hal ini hanya akan berlangsung beberapa saat saja dan setelah itu kembali normal," ujarnya.

Untuk itu, para perajin batu akik di Bengkulu, harus menciptakan inovasi baru dalam memproduk batu akik, sehingga dapat menimbulkan minat orang untuk membeli. "Saya harap perajin batu akik tidak perlu cemas, tapi berinovasi agar batu akik yang dibuat banyak diminati pembeli," ujarnya.

Di mata Ridwan, maraknya permintaan batu akik belakangan ini, sangat membantu ekonomi masyarakat di daerah ini, di saat harga karet dan sawit sedang tidak baik.

Dengan demikian, masyarakat tidak terlalu mengandalkan pendapatan dari hasil panen sawit dan karet, tapi mereka ada tambahan lain lebih besar. Karena itu, meski harga karet dan sawit di Bengkulu sedang anjlok, tapi ekonomi masyarakat masih tetap stabil.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon