Masyarakat di Mamasa Keluhkan Lemahnya Jaringan Seluler

Senin, 10 Agustus 2015 | 04:04 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Ilustrasi menara BTS.
Ilustrasi menara BTS. (Suara Pembaruan/Suara Pembaruan)

Mamuju - Masyarakat tiga Kecamatan di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat mengeluhkan lemahnya jaringan telepon seluler yang sering terputus selama dua pekan terakhir.

"Jaringan telepon seluler tiga Kecamatan di Mamasa yakni Kecamatan Tabulahan, Aralle dan Mambi terputus sejak dua pekan terakhir, tanpa diketahui penyebabnya," kata Gufran salah seorang warga di Mamuju, Senin (10/8).

Ia mengatakan, sebelumnya masyarakat di tiga Kecamatan di Mamasa itu terlayani jaringan telepon seluler meskipun di tempat tertentu.

"Tapi kini sama sekali signal tidak ada sehingga tidak adanya gunanya memiliki telephone seluler di tiga Kecamatan tersebut, karena tidak bisa dimanfaatkan," katanya.

Menurut dia, karena kondisi tersebut, masyarakat terputus jaringan informasinya dari luar daerah dan seluruh wilayah Sulbar sehingga pelayanan yang dibutuhkan mayarakat terganggu.

"Kondisi ini membuat ekonomi masyarakat terganggu karena kekurangan informasi maupun ketika ingin mendapatkan pelayanan dari pemerintah," katanya.

Ia mengatakan, masyarakat tidak bisa mengakses kebutuhan informasi yang sangat dibutuhkan untuk pelayanan dan memperlancar aktivitas kalau tidak keluar daerah.

"Masyarakat harus keluar wilayah tersebut kalau mau dapat informasi sehingga masyarakat kesulitan menjalankan aktivitasnya," katanya.

Ia berharap pemerintah setempat maupun pemerintah di Sulbar mendengarkan keluhan masyarakat tersebut, dengan segera membantu masyarakat agar jaringan seluler tidak terputus lagi.

"Pemerintah diminta membantu masyarakat dalam melakukan aktivitasnya dengan memastikan jaringan seluler kembali melayani di Mamasa," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon