Kejari Cikarang Geledah RSUD Kabupaten Bekasi Terkait Kasus Instalasi Listrik
Selasa, 11 Agustus 2015 | 19:20 WIBBekasi - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang, Jawa Barat, sedang gencar melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi.
Hari ini, Selasa (11/8), giliran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi yang digeledah oleh belasan petugas Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejari Cikarang. Penggeledahan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan instalasi listrik (mechanical electrical).
Sekitar dua jam, petugas Kejari Cikarang menggeledah RSUD Kabupaten Bekasi serta membawa beberapa berkas yang akan dijadikan barang bukti tambahan.
"Kita melakukan penggeledahan terkait penyimpangan dalam pengadaan pemasangan intalasi listrik di RSUD pada tahun 2013 lalu," kata Kepala Kejari (Kajari) Cikarang, Raden Muhamad Teguh Darmawan, Selasa (11/8).
Dia mengatakan, penggeledahan ini dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti tambahan terkait dugaan korupsi pemasangan intalasi listrik di RSUD Kabupaten Bekasi dengan total anggaran Rp 2,1 miliar.
"Kita menduga ada mark up dan selisih dalam pembelian mechanical electric di RSUD," ungkapnya.
Petugas menggeledah bagian gudang mesin, ruang sekretariat, bendahara, dan bagian umum gedung RSUD Kabupaten Bekasi.
"Dugaan sementara, ada mark up anggaran yang mencapai miliaran," imbuhnya.
Meski begitu, untuk memastikan kerugian negara tersebut pihaknya meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat melakukan audit anggaran APBD 2013 Kabupaten Bekasi.
Hingga saat ini, Kejari Cikarang belum menetapkan status tersangka dalam kasus ini dan sudah memeriksa sebanyak 12 saksi, antara lain pejabat penerima hasil pekerjaan (PPHP), anggota panitia lelang, dan beberapa pejabat terkait.
"Kita segera menetapkan status tersangka dalam kasus ini," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kabupaten Bekasi, Sumarti, mengatakan tidak mengetahui persoalan dalam kasus tersebut karena dirinya, saat itu, belum menjabat sebagai Dirut RSUD Kabupaten Bekasi.
"Kami serahkan proses hukumnya kepada kejaksaan dan kami menghormati proses hukum ini," imbuhnya.
Sebelumnya, petugas Kejari Cikarang juga menggeledah kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, pada Senin (10/8). Penggeledahan kemarin itu, terkait dugaan kasus korupsi pengadaan alat incinerator, alat pengolahan limbah Puskesmas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




