Penertiban Kampung Pulo Dilanjutkan, Tidak Ada Perlawanan Warga

Jumat, 21 Agustus 2015 | 10:05 WIB
PP
B
Penulis: Priska Sari Pratiwi | Editor: B1
Petugas mengawasi alat berat yang bekerja dalami penggusuran di kawasan kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, 20 Agustus 2015.
Petugas mengawasi alat berat yang bekerja dalami penggusuran di kawasan kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, 20 Agustus 2015. (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Penertiban Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur dilanjutkan lagi Jumat (21/8) pagi. Dalam penertiban kali ini, tidak ada perlawanan dari warga.

Arus lalu lintas di Jalan Otista Raya menuju Jalan Jatinegara Barat pun kembali normal. Tidak ada kemacetan panjang seperti saat penertiban hari pertama. Namun, Jalan Jatinegara Barat ditutup mulai dari depan Sekolah Santa Maria dan pengendara dialihkan menuju Jalan Jatinegara Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Umar Faroq mengemukakan, sebanyak 3.000 personel gabungan dari Satpol PP, Polisi, dan TNI dikerahkan untuk mengamankan penertiban. Menurut dia, jumlah personel sengaja ditambah untuk mengantisipasi aksi warga. "Untuk hari ini ada penambahan kekuatan sebagai antisipasi. Ada penguatan personel juga dari jajaran Sabhara Polda Metro Jaya," ujarnya, Jumat (21/8).

Berdasarkan pantauan, terdapat tujuh alat berat yang digunakan untuk merobohkan bangunan di bantaran kali. Satu alat berat tersebut berupa jenis amphibi yang bisa masuk ke dalam air. Alat tersebut digunakan untuk menjangkau RW 01 yang tidak dapat dimasuki alat berat.

Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu belum dapat memastikan jumlah peta bidang yang akan ditertibkan hari ini. "Ya kami maksimalkan penertiban hari ini. Target kami tertibkan sepanjang 1,9 kilometer bangunan yang ada di bantaran kali," katanya.

Sementara itu terkait 27 pelaku yang memicu keributan saat penertiban kemarin, Bambang mengaku telah mengecek kondisinya di Polres Metro Jakarta Timur kemarin malam. Sejumlah 14 orang di antaranya ternyata masih remaja berusia sekitar 18 tahun. "Saya beri motivasi pada mereka. Untuk tindakan selanjutnya saya serahkan ke polisi," kata Bambang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon