Dolar Naik, Wisnus Lebih Pilih Wisata Dalam Negeri

Selasa, 1 September 2015 | 18:07 WIB
KT
B
Penulis: Kharina Triananda | Editor: B1
Wisatawan lokal berfoto selfie dengan latar belakang hutan pinus Mangunan, Bantul, Jogjakarta, Sabtu (25/7).
Wisatawan lokal berfoto selfie dengan latar belakang hutan pinus Mangunan, Bantul, Jogjakarta, Sabtu (25/7). (Suara Pembaruan/SP/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Dampak nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar, memicu wisatawan nusantara memilih untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri saja. Hal tersebut disampaikan Managing Director and Co-Founder Tiket.com, Gaery Undarsa.

"Sekarang trennya jadi banyak ke Bali dan Yogyakarta. Tahun ini domestic destination jadi primadona karena lebih murah. Walaupun masih ada yang keluar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand," ungkap Gaery pada acara Travelrave 2015: The Singapore Dialogue di Jakarta, Selasa (1/9).

Dilanjutkannya, ia tidak memiliki data pasti untuk peningkatan ini. Tetapi, menurut pengamatannya di Tiket.com peningkatan pelancong dalam negeri cukup signifikan, hampir dua kali lipat.

"Hal tersebut keuntungan juga, karena kami menjual tiket yang tujuannya tidak jauh, masih yang regional," katanya.

Diakui Gaery, Tiket.com sendiri belum terlalu merasakan dampak dari rupiah melemah. Dikatakannya, memang saat nilai tukar dolar naik terhadarp rupiah, maka seluruh industri turun, tetapi saat ini bisnis online lagi naik, jadi pihaknya pun tetap mengalami pertumbuhan.

"Memang, dibanding tahun lalu pertumbuhannya agak pelan, tetapi masih ada," jelas Gaery yang sudah empat tahun memimpin Tiket.com.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon