Terminal Induk Kota Bekasi Sudah Tak Layak

Selasa, 8 September 2015 | 16:48 WIB
MN
B
Penulis: Mikael Niman | Editor: B1
Terminal Induk Kota Bekasi yang sangat padat sudah semestinya diperluas melalui pembangunan secara vertikal tiga lantai.
Terminal Induk Kota Bekasi yang sangat padat sudah semestinya diperluas melalui pembangunan secara vertikal tiga lantai. (Mikael Niman/Suara Pembaruan)

Bekasi - Kepala Terminal Induk Kota Bekasi, Fatikhun, mengatakan saat ini terminal tidak dapat menampung 400 bus dengan 22 trayek yang melayani rute Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera.

Belum lagi, ditambah dengan angkutan perbatasan terintegrasi bustransjakarta (APTB) yang jumlahnya puluhan serta angkutan dalam kota, yang tiap hari hilir-mudik ke dalam terminal.

"Keberadaan terminal saat ini dinilai terlalu sempit dan tidak layak lagi menampung semua armada angkutan," ujar Fatikhun, Selasa (8/9).

Menurutnya, terminal seluas satu hektare ini, tidak dapat menampung semua trayek angkutan. Padahal di terminal ini, ada trayek dalam dan luar kota serta provinsi, seperti layaknya terminal dengan tipe A.

Dia mengatakan, persyaratan yang mesti dipenuhi menjadi terminal tipe A adalah dengan perluasan lahan terminal.

"Saat ini, kondisinya terminal tidak dapat menampung semua armada angkutan," katanya.

Menurutnya, bus APTB banyak mengambil penumpang di luar terminal dan mengetem di sekitar Bulak Kapal, Bekasi Timur.

"Penumpang jarang masuk ke dalam terminal karena kondisinya yang kurang layak," imbuhnya.

Sudah selayaknya, kata dia, Terminal Induk Kota Bekasi ditata ulang. Salah satunya dengan merencanakan pembangunan terminal menjadi tiga lantai mengingat perluasan lahan kurang memungkinkan.

"Pembangunan terminal hanya mungkin dilakukan dengan vertikal," ungkapnya.

Menurutnya, apabila terminal sudah tertata dengan baik, nyaman dan ramah lingkungan, diharapkan dapat menambah jumlah penumpang masuk ke dalam terminal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon