Lari ke Kolam, Basuki Minta Ikan Koi

Kamis, 10 September 2015 | 11:40 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik di Balai Kota, 7 September 2015.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bertemu dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik di Balai Kota, 7 September 2015. (Suara Pembaruan/Deti Mega)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tiba-tiba berlari ke arah kolam air mancur di halaman Balai Kota DKI Jakarta, sesaat setelah tiba dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, Kamis (10/9).

Tindakannya itu bukan tanpa alasan, pasalnya Basuki melihat beberapa petugas tengah melepaskan beberapa ekor ikan ke kolam tersebut. Ikan tersebut berjenis mujair dan nila. Namun, ternyata Basuki meminta ikan yang dilepas di kolam tersebut adalah ikan koi.

"Kasih ikan koi yang jelek-jelek aja, yang ikan koi mutan. Biar nggak diambilin orang, " ujar Basuki, Jakarta, Kamis (10/9).

"Oh iya-iya, pak. Siap!" ujar salah seorang petugas.

Ikan-ikan tersebut rencananya akan menghiasi Balai Kota, mengingat mulai Sabtu (12/9), Balai Kota DKI akan dibuka sebagai lokasi wisata untuk warga. Rencananya, peresmian tempat wisata ini akan dibuka langsung oleh Basuki.

Ke depan, setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, Balai Kota akan dibuka mulai dari pukul 10.00 - 17.00 WIB untuk kunjungan di area dalam ruangan dan pukul 10.00 - 20.00 WIB untuk area luar. Warga yang datang pun tidak akan dikenakan biaya.

Di dalam ruangan, wisatawan bisa melihat Balai Agung, yang merupakan tempat menggelar acara besar di DKI, seperti pelantikan pejabat. Selain itu, pengunjung juga akan ditunjukkan tayangan seputar Jakarta dan konsep smart city.

Ruang tamu, ruang foto gubernur, dan Balairung juga menjadi spot yang bisa dikunjungi oleh warga. Namun, untuk ruangan gubernur, tempat sehari-hari Basuki bekerja, tidak akan dibuka untuk umum, mengingat banyak dokumen penting dan cenderamata.

Sementara di luar ruangan, pengunjung bisa menikmati aneka kuliner dari para pedagang kaki lima (PKL) yang ditempatkan di selasar dan ada juga pertunjukan musik.

Pengunjung yang menginginkan souvenir berupa kerajinan khas Jakarta bisa membelinya di stand milik Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, yang terletak di Gedung Blok G Balai Kota.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon